Tidak Diawasi Dinas Terkait, Kontraktor Proyek Pengecoran Jaling di Bekasi Jadi Nakal

Lokasi proyek peningkatan jalan lingkungan di Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara (dok. KM)
Lokasi proyek peningkatan jalan lingkungan di Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara (dok. KM)

BEKASI (KM) – Pekerjaan peningkatan jalan lingkungan (jaling) program Pemerintah Kota Bekasi tahun anggaran APBD 2018 oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi diduga tidak sesuai aturan kerja.

Dugaan tersebut muncul karena pihak kontraktor yang mendapatkan surat perintah kerja (SPK) pengerjaan proyek dari anggaran APBD tersebut diduga telah menyalahgunakan kepercayaan dinas terkait dan mengerjakan pengecoran jalan tidak sesuai dengan prosedur dan pedoman teknis.

Salah satu di antaranya pengecoran jaling di wilayah Jl. Pejuang RT 01/07, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara. Terpantau saat awak media KupasMerdeka.com ke lokasi, Senin (26/3/2018), kegiatan tersebut tidak ada petugas dari dinas terkait yang semestinya mengawasi kegiatan yang sedang berjalan.

Adapun terpantau ketebalan pengecoran dalam proyek jaling tersebut yang seharusnya 10cm nyatanya hanya 6-7cm.

Di lokasi juga tidak ditemukan plang papan nama proyek yang seharusnya terpasang, sesuai amanat Udang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) No. 14 tahun 2008.

Sementara itu, salah satu warga setempat, Fahdi Rahadian, mengungkapkan bahwa dirinya merasa “kecewa” kepada pihak kontraktor yang sudah diberikan kepercayaan oleh pihak Pemkot Bekasi untuk mengerjakan proyek tersebut dari APBD.

“Sudah mengecewakan kepercayaan pemerintah, karena dalam pengerjaan proyek tersebut tidak sesuai spek dan RAB yang ada,” ungkapnya.

Sampai berita ini dibuat, pihak DBMSDA Kota Bekasi belum bisa dimintai penjelasan terkait pekerjaan pengecoran jalan yang sudah menyalahi aturan tersebut.

Reporter: Deni
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*