Polisi Ungkap Sindikat Pengedaran Uang Palsu di Kota Bogor, Bekuk 5 Pelaku

Tersangka pengedar uang palsu yang diamankan Polsek Bogor Timur, Selasa 27/03/2018 (dok. KM)
Tersangka pengedar uang palsu yang diamankan Polsek Bogor Timur, Selasa 27/03/2018 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Warga Kota Bogor harus hati-hati ketika melakukan transaksi atau jual beli. Pasalnya, Polresta Bogor Kota melalui Polsek Bogor Timur baru saja mengamankan sejumlah pelaku dengan barang bukti uang palsu (upal) senilai Rp 6 miliar, di Kampung Parung Banteng, Kelurahan Katulampa, Bogor Timur Kota Bogor.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengungkapkan bahwa uang palsu itu hasil pembelian pelaku di luar daerah Bogor, yang kemudian akan dijual kembali kepada pembelinya dengan perbandingan 1 banding 3. “Artinya, uang palsu senilai 1 miliar dijual Rp 750 ribu,” terang Ulung.

“Setelah dilakukan penyelidikan, tim kami langsung bergerak cepat dan tadi pagi langsung menangkap 5 orang pelaku berikut barang bukti berupa uang palsu senilai Rp 6 miliar yang dikemas dalam koper,” ungkap Ulung kepada awak media di Polsek Bogor Timur, Selasa (27/03/2018).

Ulung menuturkan, dari 5 orang tersebut tiga diantaranya pelaku utama, yakni CN dari Blitar, MK dan YS dari Flores NTT.

“Jadi, mereka ini membeli upal dan menjual kembali ke orang lain dengan cara by phone. Mereka sudah melakukan ini dua kali, dimana pada awalnya hanya Rp 250 juta, kemudian bertambah. Sementara, masyarakat sekitar belum banyak mengetahui aktivitas mereka, karena pelaku ini ngontrak,” tuturnya.

Kasus ini, lanjut Ulung, “akan terus didalami dan ditelusuri asal uang ini dibeli. Kemudian, penyebarannya kemana saja termasuk dengan mesin cetaknya. Sekilas uang ini mirip sekali dengan uang asli. Untuk itu, kami mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan memeriksanya secara detail dengan cara dilihat, diraba dan diterawang,” pungkasnya.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*