Pertontonkan Video Porno dan Ajarkan Mesum Kepada Anak-Anak, Pria Ini Diancam 15 Tahun Penjara

BOGOR (KM) – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Bogor berhasil melakukan penangkapan terhadap seorang pria berinisial M (24) yang diduga kuat melakukan tindak pidana mempertontonkan video pornografi terhadap 6 orang korban di bawah umur di Kecamatan Rumpin, Rabu 28/2 lalu.

Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky didampingi Kasat Reskrim, Kanit PPA, dan Paur Humas menggelar Press Release terkait kasus pencabulan dan persetubuhan anak di bawah umur dan penangkapan terduga pelaku yang mempertontonkan video pornografi kepada anak dibawah umur, Senin 5 Maret 2018.

Adapun korban dari kasus pencabulan adalah seorang anak perempuan berusia 8 tahun dan terduga pelaku adalah 6 orang anak laki-laki berusia 6-11 tahun. Semua korban beralamat di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, dan Kasus tersebut terjadi pada hari Sabtu 17 Februari 2018.

“Berdasarkan pengakuan, M mempertontonkan video porno menggunakan DVD dan handphone kepada anak di bawah umur selama 1 bulan terakhir di bulan Febuari karenakan ingin mengajarkan anak-anak tersebut agar kemaluan mereka bisa berdiri dan kencang. Ketika anak-anak tegang alat vitalnya oleh sdr. M dilakukan oral kepada anak RA [yang berumur] 12 tahun, V 6 tahun, A 11 tahun, P 11 tahun,” jelas Kapolres.

“Akibat dari menonton video tersebut, anak-anak penasaran dan akhirnya mencoba mempraktekkan apa yg telah ditonton. Pada tanggal 18 Febuari 2018 keenam korban (RA 12 thn, R 11 thn, G 7 thn, A 11 thn, W 6 thn, V 5th) melakukan pencabulan dan persetubuhan bersama-sama kepada seorang anak D, 8th.”

“Pelaku dikenakan Pasal 81 82 UU nomor 35 tahun 2014 tentang Undang-undang Perlindungan Anak dan Pasal 37 jo Ps 11 dan Ps 32 jo Ps 6 UU RI No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman maksimal selama 15 tahun.”

“Adapun tindakan Kepolisian yang dilakukan diantaranya penanganan perkara persetubuhan dan pencabulan oleh Unit PPA Polres Bogor, melakukan penangkapan dan penahanan terhadap pelaku yang mempertontonkan video pornografi kepada anak dibawah umur, melakukan diversi pada hari Kamis tanggal 1 Maret 2018 dan menempatkan anak di panti rehabilitasi Cileungsi serta meminta penetapan Diversi ke Pengadilan Negeri Cibinong,” paparnya.

Reporter: ayub
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*