Paslon HADIST Gelar Festival “Panca Karsa” di Cariu dan Klapanunggal

BOGOR (KM) – Program “Panca Karsa” merupakan misi utama pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor Ade Yasin-Iwan Setiawan (HADIST) yang akan direalisasikan segera setelah menjabat.

Adapun kelima poin yang tertuang dalam “Panca Karsa” adalah Bogor Membangun, Bogor Sehat, Bogor Cerdas, Bogor Maju dan Bogor Beradab.

Tim pemenangan HADIST menyampaikan atau mensosialisasian program andalan tersebut dengan cara dan gaya bersifat menghibur dan memunculkan kegembiraan warga, yaitu dengan menggelar “Festival Panca Karsa” di lokasi zona kampanye yang diisi acara senam sehat, tarik tambang, ngubek ikan di empang, tanding bola dan berbagai kegiatan lainnya seperti blusukan ke pasar dan menemui petani.

Menurut Direktur Tim Pemenangan HADIST, M. Haris Setiawan, pihaknya sengaja menampilkan pola dan gaya kampanye yang berbeda karena pihaknya mencermati adanya kejenuhan masyarakat terhadap kampanye seremonial.

“Model fun campaign. Sesuatu yang baru tapi pesan program Hadist sampai,” kata Haris kepada wartawan di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Senin (26/3/2018).

Fungsionaris DPP PPP ini menjelaskan lebih lanjut, Festival Panca Karsa dasarnya adalah lima program prioritas HADIST yang akan diimplementasikan jika pasangan itu diberi kepercayaan masyarakat menjadi Bupati dan Wakil Bupati periode 2018-2023.

“Untuk program Bogor Sehat kita manisfestasikan ke Festival Panca Karsa dalam bentuk senam dua jari dan pemeriksaan kesehatan gratis,” ujarnya.

Seperti kampanye di Kecamatan Klapanunggal dan Cariu, Minggu (25/03/2018) kemarin, Cabup Ade Yasin dan Cawabup Iwan Setiawan berbagi kegembiraan dengan masyarakat melalui Festival Panca Karsa. Di Klapanunggal, Ade Yasin bersama ribuan warga di areal Ruko Grand Kahuripan melaksanakan senam dua jari. Usai senam, Ade Yasin mengajak ibu-ibu ikut lomba tarik tambang dan lari bakiak.

Dari Ruko Grand Kahuripan, Ade Yasin menuju PT YHC Keramika Indonesia untuk bersilaturahmi dengan ratusan buruh pabrik keramik yang berlokasi di Desa Klapanunggal. Selanjutnya, Ade Yasin menuju perumahan Griya Bukit Jaya, Gunungputri untuk menghadiri acara Isra Mi’raj. Setelah menyapa jemaah dan bersilaturahim, Ade Yasin menuju Desa Wisata Linggar Mukti, Klapanunggal. Di sana, Ade Yasin sudah ditunggu ratusan ibu-ibu yang mengadakan ngaliwet bareng.

Tak jauh dari lokasi kampanye Ade Yasin, Cawabup Iwan Setiawan bergembira ria dengan para petani Kampung Neglasari, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cariu. Dengan mengenakan caping, Iwan ikut panen raya bersama para petani dengan memotong padi yang sudah siap panen.

“Kami sangat mencintai petani. Ada kartu untuk petani yang kita siapkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani Kabupaten Bogor,” kata Iwan di hadapan para petani.

Sebelum berdialog dan panen raya bersama petani, Iwan pagi-pagi sudah blusukan di Pasar Cariu. Di dalam pasar, Iwan menyapa para pedagang sambil membagi-bagikan alat peraga kampanye dan kaos HADIST. Siang hari usai shalat dzuhur Iwan mengajak tokoh tokoh masyarakat di 10 desa ngaliwet bareng.

“Tradisi ngaliwet harus dilestarikan. Sambil ngaliwet kita ngobrol, banyak aspirasi yang saya tangkap,” ujarnya.

Selanjutnya Iwan mendatangi stand pemeriksaan gratis buat warga Cariu. Iwan menjelaskan salah satu program Ade Yasin-Iwan Setiawan adalah Bogor Sehat. “Itu program Panca Karsa kita yang kedua Bogor Sehat,” terangnya.

Mengakhiri kegiatan di Cariu, Iwan bertemu Cabup Ade Yasin di Lapangan Tegal, Cariu untuk mengikuti acara Festival Pancakarsa. Selain senam sore dua jari festival ditutup dengan pertandingan eksebisi sepakbola antara tim Persib Legend dan Tim Kampanye HADIST All Star.

Reporter: Deva/Jamil
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*