Pasang “Secure Parking” di Pasar TU, PD. PPJ Kota Bogor Diduga Langgar Perda

Aktivitas
Aktivitas "Secure Parking" di Pasar Induk Kemang (Pasar TU) Kota Bogor yang diduga melanggar Peraturan Daerah Kota Bogor No 10 Tahun 2011 Tentang Pajak Parkir (dok. KM)

BOGOR (KM) – Carut marut pengelolaan Pasar Induk Kemang alias Pasar TU Kota Bogor di Jalan Sholeh Iskandar, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD. PPJ) Kota Bogor dan PT Galvindo Ampuh, kembali diduga melanggar Peraturan Daerah.

Pembuatan Secure Parking di Pasar Induk Kemang yang menunjuk PT. Atmosfir Kreasi Mandiri oleh PD. PPJ yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Bogor diduga keras telah menyalahi aturan dan melanggar Peraturan Daerah Kota Bogor No 10 Tahun 2011 Tentang Pajak Parkir.

Izin Penyelenggaraan Tempat Perpakiran (IPTP) dalam Peraturan Daerah Kota Bogor No 10 Tahun 2011 jelas mengatur dalam penyelenggaraan tempat parkir harus mengantongi rekomendasi teknis dari Perangkat Daerah yang menyelenggarakan urusan Pemerintah bidang Perhubungan. Apabila pengelola tempat parkir bukan pemilik harus dilengkapi surat izin/pernyataan penyelenggaraan tempat dari pemilik lahan.

Terkait hal ini, Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kota Bogor Dody Wahyudin menyatakan, “terkait parkir yang dibuat oleh PT. Atmosfir Kreasi Mandiri di Pasar Induk Kemang, tidak ada sama sekali hubungannya dan korelasinya dengan Dinas Perhubungan Kota Bogor,” ungkapnya kepada kupasmerdeka.com Rabu 07/03/2018.

“Ya itu kami tidak tahu, dan juga tidak ada hubungan atau korelasi apapun terkait permasalahan Secure Parking tersebut, itu semua pajaknya ada di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor, kita tidak pernah mengeluarkan rekomendasi atau apapun,” lanjut Dody.

“Intinya kami tidak tahu apapun dan tidak ada rekomendasi apapun,” ujar Dody dengan tegas.

Berdasarkan pantauan dan investigasi kupasmerdeka.com, terdapat pernyataan PLT Walikota Bogor Usmar Hariman bahwa hak alas PT. Galvindo Ampuh masih berlaku sampai tahun 2034 di Pasar Induk Kemang, dan secure parking tersebut tanpa izin/pernyataan dari pemilik lahan.

Selain itu muncul dugaan pelanggaran terhadap Peraturan Daerah Kota Bogor No 10 Tahun 2011 yang dilakukan oleh PD PPJ Kota Bogor dengan mengadakan Secure Parking tanpa adanya rekomendasi teknis dari perangkat Daerah yang menyelenggarakan urusan Pemerintah bidang perhubungan, dalam hal ini artinya Dinas Perhubungan Kota Bogor.

Reporter: Dody/Rendi
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*