Mekarkan RT Tanpa Musyawarah, Puluhan Warga Geruduk Kantor Kelurahan Air Jamban

DURI, RIAU (KM) – Tuding berat sebelah membuat kebijakan kepada masyarakat, puluhan warga Jalan Sejahtera RT 05 RW 16 menggeruduk kantor Kelurahan Air Jamban, Bengkalis, Kamis (29/03/18).

Warga membawa tulisan yang digoreskan di atas lembaran karton memprotes kebijakan Lurah Air Jamban Hj. Aida yang dengan sengaja mengeluarkan Rukun Tetangga (RT) baru sebagai pemekaran dari RT 05 per tanggal 22 Maret 2018.

“Tujuan kami kesini meminta kepada pimpinan Kelurahan ini lebih adil dan bijaksana dalam membuat keputusan. Jangan pecah kami dengan pemekaran di lingkungan kami,” ungkap Boru Siahaan, salah satu warga yang ikut protes di Kantor Lurah Air Jamban.

Hal senada juga diungkapkan Siregar, warga lainnya. “Keputusan yang diambil Lurah Air Jamban sangat disayangkan dengan memekarkan lingkungan tanpa musyawarah keseluruhan warga, dan tidak memperhatikan apa yang tercantum dalam Permendagri Nomor 05 Tahun 2007 tentang pedoman penataan lembaga pemasyarakatan,” ujarnya.

“Jangan karena alasan terdesak Lurah main ambil keputusan saja, dengan memekarkan wilayah RT 05 tanpa ada musyawarah terlebih dahulu dengan warga, ini sudah sangat jelas merugikan masyarakat,” terangnya.

Sementara Lurah Air Jamban Hj Aida membenarkan SK Pemekaran yang ditandatangani dirinya.

“Benar saya menandatangani pemekaran tersebut, hal ini saya anggap salah satu solusi,” ungkapnya di Kantor Kelurahan kepada awak media.

“Sudah lama keresahan warga terkait hal ini. Saya baru sebulan jadi Lurah dan hari ini juga saya akan panggil semua pihak untuk mediasi dan musyawarah agar dapat hasil yang baik,” jelasnya.

“Jika nantinya hasil mediasi buntu,” lanjut Aida, “tidak menutup kemungkinan SK pemekaran RT 05 RW 016 akan dibekukan dan digabung dengan RT lainnya yang terdekat,” pungkasnya.

Reporter: Amir
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*