Komisi I DPRD Kota Bogor Terima Penghuni Rumah Dinas TNI Sempur, Janjikan Solusi atas Pengambilalihan oleh Korem 061/SK

Ilustrasi Penggusuran Rumah Dinas TNI
Ilustrasi Penggusuran Rumah Dinas TNI

KOTA BOGOR (KM) – Rumah dinas di wilayah Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, yang telah diisi oleh keluarga anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) sejak zaman Belanda dikabarkan akan diambil alih oleh Korem 061/SK.

Hal ini di akui seorang penghuni rumah dinas, Rahmat Wahyudi (60). “Rumah Dinas ini sudah dihuni sejak jaman Belanda secara turun temurun,” katanya.

” Kami juga bagian dari keluarga anggota TNI, namun sangat disayangkan kenapa pihak Korem 061/SK ingin mengusir dan mengambil alih tempat tinggal kami tanpa ada pembicaraan atau solusi bersama,” ungkapnya usai berdialog dengan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Kamis 22/02/2018.

Rahmat menuturkan, “kami yang menghuni sebanyak 38 rumah sangat terkejut dengan adanya surat keduayang kami terima dari pihak Korem 061/SK yang ditandatangani oleh Mayor Ujang Rohmat” yang diterima oleh 16 penghuni rumah untuk segera mengosongkan rumah per tanggal 20/02/2018 lalu.”

“Memang hingga hari ini (22/02) belum ada tindakan atau eksekusi yang dilakukan Korem 061/SK, untuk itu kami mengadukan masalah ini ke Komisi I DPRD Kota Bogor agar dapat difasilitasi mencari jalan keluar,” tuturnya.

Sementara Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Andi Surya Wijaya menjelaskan bahwa pengambilan alih rumah dinas di Sempur ini “tidak sesuai dengan aturan yang ada.”

“Untuk itu saya coba untuk memfasilitasi warga dengan Komisi I agar dapat jalan keluar yang baik untuk kepentingan warga,” jelasnya kepada kupasmerdeka.com (22/02).

“Syukur Alhamdulillah warga langsung diterima oleh ketua Komisi I DPRD Kota Bogor Ahmad Aswadi, semua keluh kesah warga sudah disampaikan.”

“Komisi 1 akan segara melakukan komunikasi dengan pihak Korem 061/SK dan akan memastikan solusi yang terbaik untuk keluarga para pejuang ini.”

“Saya akan terus mengawal masalah ini hingga ketemu solusi yang baik, yang terpenting ada kepentingan masyarakat lebih harus diutamakan,” ucapnya dengan tegas.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*