Sidang SPPD Fiktif DPRD Pangkalpinang Berlanjut, PN Tipikor Panggil 2 Lagi Anggota Dewan

PANGKALPINANG (KM) – Sidang lanjutan SPPD Fiktif Anggota Dewan Kota Pangkalpinang untuk yang kesekian kalinya di Pengadilan Negeri Tipikor Kota Pangkalpinang, Senin (22/01/2018) siang kembali berlanjut. Kedua anggota dewan yang dipanggil, Zaki Yamani dari Partai Demokrat dan Andi dari PAN, menghadap ke Majelis Hakim untuk memberikan keterangan saksi terkait perjalanan dinas mereka.

Dalam sidang yang dipimpin Oleg Hakim Sri Endang Ningsih, Andi mengaku bahwa dirinya tidak menghadiri pertemuan di kantor Kemenpora RI pada tanggal 7 Februari 2017.

“Karena dikasih kabar sama Rikki selaku Notulen, bahwa pertemuan batal dikarenakan ada yang meninggal dunia. Jadi saya tidak menghadiri pertemuan itu. Bahkan… tidak mengambil sedikit pun pencairan dana SPPD itu dan menolak penandatangan berkas pencairan tersebut,” kata Andi.

Mendengar keterangan tersebut, Hakim mengatakan, “kalau memang benar begitu, saya salut dengan saudara. Sebab baru satu orang anggota dewan yang tidak mau mengambil uang perjalanan dinas yang bukan haknya.”

Sementara itu, dalam kesaksiannya di persidangan, Zaki Yamani mengaku pergi ke Jakarta untuk mengikuti kunker itu.

Dirinya berangkat ke Jakarta termasuk rombongan dari anggota Komisi III DPRD Kota Pangkalpinang. Selain itu, Zaki pun mengaku jika dirinya sendiri pun sempat menerima uang perjalanan dinas (SPPD) saat agenda kunker ke sekretariat DPRD DKI Jakarta pada tanggal 7 Februari 2017 lalu. Saat itu ia tergabung dalam Komisi III DPRD Kota Pangkalpinang, bahkan ia sendiri mengaku hadir dalam pertemuan di kantor DPRD DKI Jakarta. Hal tersebut diungkapkanya di hadapan majelis saat sidang sedang berlangsung.

“Iya, saya menerima uang sebesar Rp 5 juta sebelum berangkat ke Jakarta,” ungkap politisi Partai Demokrat itu.

Reporter: Suryadi Lahirdianto
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*