Muspika dan Satpol PP Tanah Jambo Aye Bongkar Puluhan Kios di Pinggir Jalan PLN

Teks Photo : Para petugas dari unsur Muspika Kecamatan Tanah Jambo Aye Aceh Utara, saat membongkar kios pedagang di Jalan Pln samping terminal bus, Kamis 11/1 (dok. Raz/KM)
Para petugas dari unsur Muspika Kecamatan Tanah Jambo Aye Aceh Utara, saat membongkar kios pedagang di Jalan Pln samping terminal bus, Kamis 11/1 (dok. Raz/KM)

ACEH UTARA (KM) – Sejumlah kios dan lapak para pedagang yang berjualan di pinggir jalan PLN Kota Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Kamis (11/01/2018), dibongkar oleh petugas gabungan yang terdiri dari unsur Muspika dan Satuan Polisi Pamong Praja.
Puluhan kios tersebut dilakukan petugas  karena dianggap sudah menggangu ketertiban umum dan juga menyumbat saluran air, hingga sering banjir kalau hujan terus mengguyur seperti beberapa waktu lalu, di kawasan Terminal Bus  kota setempat.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye, Iptu Zulkifli Harahap, di lokasi penertiban menjelaskan, “Puluhan kios yang berjejer di pinggir jalan PLN ini terpaksa harus dibongkar. Hal ini kami lakukan hasil kesepakatan bersama Muspika Tanah Jambo Aye dan juga melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja,”  katanya. 

Ia juga mengatakan, sebelumnya pihak Muspika sudah beberapa kali memberitahukan terkait pembongkaran ini kepada para pedagang, dan sebagian pedagang sudah membongkarnya sendiri kemarin.

“Namun karena masih ada kios pedagang yang belum dipindahkan, makanya hari ini kami dari unsur Muspika dan Polisi Pamong Praja terpaksa membongkarnya,” Kata Iptu Zulkifli.

Sementara itu Camat Tanah Jambo Aye, Dayan Albar  mengatakan, “Puluhan Kios pedagang kaki lima yang berada di pinggir jalan PLN terpaksa dibongkar karena pedagang berjualan di pinggir jalan yang sempit dan kios itu di atas bangunan saluran air, saat hujan turun airnya tersendat  mengakibatkan air tergenang di Terminal Bus Kota Panton Labu,” kata Dayan.

Ia juga menambahkan, pembongkaran kios pedagang ini karena sudah mengganggu ketertiban umum juga merusak pemandangan keindahan Kota.

“Kami tahu mereka pedagang mencari rezeki untuk menafkahi keluarganya, tapi penertiban ini harus juga kita lakukan untuk sementara demi untuk ketertiban umum agar tidak terjadi kesemrawutan dan merusak pandangan keindahan kota Panton Labu, kedepan nantinya akan kita benahi kembali,” jelasnya.

Amatan wartawan KM di lokasi pembongkaran puluhan kios itu, tampak Camat Jambo Aye dan anggota TNI/Polri serta Polisi Pamong Praja sedang membongkar kios tersebut dengan aman dan lancar tanpa kendala hingga selesai.

Reporter: Rais Azhary
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*