Kegiatan Pansus Angket Masih Tunggu Judicial Review MK

Wakil Ketua Pansus Angket KPK, Eddy Kusuma Wijaya (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Terkait wacana Partai Golkar yang akan menarik anggotanya yang ada di Pansus Angket KPK, wakil ketua Pansus mengungkapkan bahwa sampai saat ini belum ada pembahasan terkaitnya. Hal itu disampaikan Eddy Kusuma Wijaya daat ditemui Kupas Merdeka di ruangannya Selasa 9/1/2018, Gedung Nusantara 1 Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta.

“Kalau masalah Pansus tidak bisa ditarik, tidak ada istilah bisa ditarik peraturan hukumnya… akan tetapi kalau masalah yang bertugas di Pansus itu bisa ditarik atau diganti, karena keputusannya ada pada ketua DPR,” ungkap Eddy.

Lebih jauh kata Eddy, “setahu saya belum ada pembicaraan bahwa Golkar akan menarik anggotanya dari Pansus.”

Eddy meyakini bahwa keanggotaan Pansus ini tidak bisa ditarik. “Karena sudah keputusan rapat pleno dan seandainya pansus ini ditarik harus melalui pleno,” tegasnya.

“Sampai sekarang Pansus masih berjalan, tujuan dari Pansus ini sebetulnya untuk memperbaiki dan memperkuat KPK, agar KPK bekerja sesuai dengan koridor hukum yang berlaku,” jelas politisi PDIP itu.

“Kalau kinerja KPK ini berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku tentunya akan lebih berguna bagi seluruhnya, berguna bukan terhadap saya sendiri atau partai saya, tapi kegunaannya itu secara umum, terhadap sistem penegakan hukum khususnya pemberantasan korupsi di Indonesia.”

Saat ini, ia mengatakan bahwa Pansus tinggal melengkapi data-data yang telah diperoleh dan “masih banyak lagi” yang harus dilengkapi, kemudian menyusun rekomendasi.

“Terkait Judicial Review yang diajukan KPK ke Mahkamah Konstitusi (MK), saat ini Pansus masih menunggu hasil keputusan dari MK, mudah-mudahan segera keluar,” tandas Eddy.

Eddy mengakui, memang kerja Pansus tidak terlihat atau kurang maksimal, karena menurutnya, terhalang oleh reses dan libur tahunan.

“Menurut jadwal sebetulnya bulan Februari 2018 ini harus sudah selesai dan sudah ada rekomendasi, sementara keputusan MK pun belum keluar, jadi kita masih menunggu,” ujar Wakil Ketua Pansus itu.

Reporter: Indra Falmigo
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*