Hadiri Peringatan Harlah NU, Bima Arya: “Siapapun yang Menang Agar Tidak Mengusik Keberagaman Kota Bogor”

Paslon Walikota dan Wakil Walikota Bogor Bima Arya-Dedie A Rachim saat menghadiri Harlah NU ke 92. Tampak ketua MUI Kota Bogor KH Mustofa (tengah) dan Calon Wakil Walikota Bogor Sugeng Teguh Santoso (dok. KM)
Paslon Walikota dan Wakil Walikota Bogor Bima Arya-Dedie A Rachim saat menghadiri Harlah NU ke 92. Tampak ketua MUI Kota Bogor KH Mustofa (tengah) dan Calon Wakil Walikota Bogor Sugeng Teguh Santoso (dok. KM)

KOTA BOGOR (KM) – Calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor Bima Arya dan Dedie A. Rachim menghadiri hari lahir (Harlah) ke-92 di Sekretariat Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bogor, pada Minggu 28/01/2018.

Dalam acara tersebut hadir pula tokoh-tokoh ulama NU Kota Bogor, Ketua MUI Kota Bogor K.H. Mustofa Abdullah Bin Nuh, warga Nahdliyin dan tokoh-tokoh politik Kota Bogor.

Calon Walikota Bogor Bima Arya dalam sambutannya mengatakan, “NU dan Muhammadiyah adalah Ormas yang menjadi pilar penopang Republik Indonesia sebagai representasi realitas keseharian dan realitas kemajemukan di Indonesia,” ucap Bima.

Bima menuturkan, “saya punya harapan kawan-kawan NU ke depan bisa mewarnai di Kota Bogor khususnya dan Indonesia pada umumnya, dan saya berharap Pilkada pada tahun ini apapun hasilnya dan siapapun yang menang Insya Allah tidak mengusik keberagaman di Kota Bogor demi kemaslahatan Kota Bogor,” tuturnya.

Di tempat yang sama Ketua LBM PCNU Kota Bogor Ustadz Khotimi Bahri mengatakan, “terkait tahun politik khususnya di Kota Bogor, saya berharap para calon yang akan berkompetisi di Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota tahun ini, agar dapat berkompetisi dengan baik, jujur dan elegan, jangan menggunakan cara-cara yang tidak sesuai dengan aturan.”

“Kalau awalnya menggunakan cara-cara yang tidak benar maka kedepan kepemimpinannya pun tidak akan benar,” pungkasnya.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*