Aktivis: “Pembagian Gas 3kg oleh Walikota Bogor, Jangan Sampai Sekedar Kampanye Gratis”

Gas 3kg (stock)
Gas 3kg (stock)

KOTA BOGOR (KM) – Pembagian gas 3kg oleh Walikota Bogor Bima Arya di Kelurahan Kebon Kelapa, Kota Bogor, kemarin (05/12) kepada masyarakat menyusuli kabar kelangkaan gas 3kg dalam sepekan ini di Kota Bogor.

Hal tersebut mendapat reaksi dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komando Pejuang Merah Putih (KPMP).

“Jangan sekedar membagikan gas 3kg saja, masyarakat Kota Bogor ini banyak yang membutuhkan, kenapa tidak mencari titik permasalahannya kelangkaan tersebut di sini (Kota Bogor – red),” ucap Sekjend KPMP Kota Bogor, Rendi Rizky Pujarama saat ditemui wartawan, Rabu (06/12/2017).

Rendi mengatakan, Walikota mengatakan pada beberapa media online bahwa salah satu penyebab kelangkaan karena warung dan restoran menggunakan gas 3kg. “Ini harusnya diambil tindakan, jangan cuma jadi wacana pidato saja,” kata Rendi.

“Jelas pengguna gas 3kg ada aturannya warung-warung, restoran dengan tipe tertentu saja yang boleh menggunakan gas 3kg, dan lebih diutamakan untuk masyarakat kecil,” ucap Rendi.

“Dalam hal ini Walikota harus bertindak, saya rasa banyak restoran-restoran besar, hotel-hotel di Kota Bogor yang masih menggunakan gas 3kg, sangat jelas itu dilarang,” lanjutnya.

“Jangan sampai giat pembagian gas 3kg Walikota hanya sekedar pencitraan dan kampanye gratis saja, segera ambil tindakan, gas ini sangat dibutuhkan masyarakat kecil di Kota Bogor, bukan untuk pengusaha-pengusaha,” pungkasnya.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*