Ruhiyat: Korupsi Merajalela Karena Rendahnya Moralitas Penegak Hukum

Direktur Pusaka Tapak Ruhiyat Sujana ketika orasi dalam aksi massa di depan gerbang Gedung Tegar Beriman (dok. KM)
Direktur Pusaka Tapak Ruhiyat Sujana ketika orasi dalam aksi massa di depan gerbang Gedung Tegar Beriman (dok. KM)

BOGOR (KM) – Direktur Pusat Kajian Tata Kelola Pemerintahan dan Korupsi (Pusaka Tapak) Ruhiyat Sujana memberikan kritikan tajam terhadap penegakan hukum.

“Salah satu penyebab lemahnya penegakan hukum dalam pemberantasan korupsi adalah masih rendahnya moralitas aparat penegak hukum,” ujar Ruhiyat dalam tulisannya yang diterima KM, Sabtu 9/12.

Menurut aktivis itu, penegakan hukum hanya bisa dilakukan apabila lembaga-lembaga hukum bertindak profesional, jujur dan menerapkan prinsip good governance.

“Harus diakui penegak hukum memainkan peran penting dalam memfungsikan hukum itu sendiri. Kalau peraturan sudah baik, tetapi kualitas penegak hukum rendah maka akan ada banyak penyelesaian kasus korupsi besar yang tak kunjung tuntas… Akan ada banyak koruptor yang dijerat hukuman ringan dan pada akhirnya korupsi akan semakin merajalela,” katanya.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.