Garuda KPPRI Geruduk PDAM Tirta Kahuripan, Tuding ada “Ketidakberesan” dalam Kinerja

PDAM Tirta Kahuripan, Kabupaten Bogor PDAM Tirta Kahuripan, Kabupaten Bogor

BOGOR (KM) – Kinerja yang belum maksimal dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bogor serta pelayanan kepada masyarakat khususnya masyarakat di penjuru Kabupaten Bogor, hingga hari ini masih dikeluhkan. Dari pantauan KupasMerdeka.com, Pimpinan Cabang (PC) Garda Muda Kesatuan Pengurus Perjuangan Republik Indonesia (Garuda KPPRI) menggelar aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu, menuding bahwa di dalam PDAM Kabupaten Bogor ada ketidakberesan dalam kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.

Beberapa tuntutan dari aksi tersebut yang menjadi sorotan adalah “transparasi program air bersih, penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Bogor dan rincian biaya yang harus dibayar oleh pelanggan terhadap setiap produk layanan serta tanggung jawab dan kewajiban PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor.”

Selain itu, “transparansi rekondisi mesin pompa di wilayah Cileungsi” juga menjadi pertanyaan karena terkait dengan anggaran yang dikeluarkan.

Para pengunjuk rasa menduga ada ketidakberesan dalam pemangku jabatan di PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor. “Masyarakat butuh kejelasan karena hingga hari ini pelayanan yang seharusnya menjadi tanggung jawab PDAM tidak seimbang dengan beban biaya yang dibayarkan oleh masyarakat,” terang salah satu pendemo, Senin 18/12.

Sementara Humas PDAM Tirta Kahuripan, mewakili Dirut, Agus mengatakan, “terkait aksi unjuk rasa oleh Garuda KPPRI, kami sudah menyampaikan dan menjelaskan terkait dengan transparansi penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Bogor kepada Garuda KPPRI,” jelasnya kepada Kupasmerdeka.com (18/12/2017).

Menurutnya, segala hal terkait penyertaan modal yang disodorkan kepada Pemerintah Kabupaten dan Anggota Dewan tentunya sudah dengan rencana-rencana kerja dan program yang matang dan jelas untuk ke depan hingga 2019.

“Kami sangat berterima kasih karena ada nya kontrol dari teman-teman Garuda KPPRI, sebagai pengingat dan juga pengontrol agar kinerja PDAM semakin baik,” ucap Agus.

“Masalah pelayanan juga kami dikejar target dalam menangani kebocoran-kebocoran, pencakupan pelayanan di wilayah Kabupaten Bogor yang cukup luas,” pungkasnya.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*