Gagalnya Revitalisasi Blok F Pasar Kebon Kembang Dituding Terkait Janji Politik Untuk Pilkada 2018

Suasana di sekitar lokasi Blok F Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor (stock)
Suasana di sekitar lokasi Blok F Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor (stock)

KOTA BOGOR (KM) – Revitalisasi Blok F Pasar Kebon Kembang bertujuan untuk menampung para pedagang lama dan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di luar Blok F.
Namun hingga kini tidak kunjung ada kejelasan penyelesaian dan justru yang terlihat malah kesemrawutan di lingkungan Blok F pasar kebon kembang.

“Bukan saja masalah gagal lelang Blok F, banyak masalah-masalah pembangunan di Kota Bogor yang tak kunjung usai,” ucap Aktivis 98 yang juga sebagai praktisi Hukum Budi Suryadi Putera kepada kupasmerdeka.com (17/12/2017).

Budi mengatakan, terkait dengan pembangunan Blok F, ada pembiaran dan ketidakseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam menyelesaikan masalah ini.

“Ketidakseriusan dalam menyelesaikan masalah Blok F, sangat jelas tidak ada ketegasan Pemkot Bogor dalam menjalankan prosesnya dengan Dinas yang terkait. Dan terkesan main-main dengan masalah ini, hingga sangat merugikan masyarakat,” kata Budi

Menurutnya, penundaan dengan berbagai macam alasan prosedur hanya sekedar alasan dari Pemkot Bogor, bahkan dirinya menduga ada kesengajaan untuk menunda-nunda pembangunan Blok F terkait dengan janji politik untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.

“Saya menilai adanya kesengajaan dalam gagalnya revitalisasi Blok F di sebabkan adanya janji -janji Politik untuk Pilkada 2018.” 

“Kota Bogor ini butuh pemimpin yang tegas dan peduli kepada masyarakat. Sangat di sayangkan sosok pemimpin yang tegas dan menjadi harapan masyarakat Kota Bogor tidak ada pada sosok Bima Arya,” pungkasnya.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*