Ketua Dewan Dakwah Aceh: Jangan Sampai Pemimpin Diambil Alih Oleh Kristen dan Komunis!

Tgk Hasanuddin Adan memberikan sambutan pada acara Tekad Akbar Pemuda Dewan Dakwah Aceh, Rabu 15/11 (dok. KM)
Tgk Hasanuddin Adan memberikan sambutan pada acara Tekad Akbar Pemuda Dewan Dakwah Aceh, Rabu 15/11 (dok. KM)

BANDA ACEH (KM) – Pemuda Dewan Dakwah Aceh (PDDA) mengadakan Tekad Akbar yang dihadiri oleh 50-an peserta dan Ketua Dewan Dakwah Aceh Dr Tgk Hasannudin Adan serta seluruh mahasiswa Akademi Dakwah indonesia (ADI). Kegiatan tersebut diselenggarakan di Masjid Dewan Da’wah Aceh, Rabu (15/11/2017) sore.

Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan mengatakan bahwa gerakan dakwah ini sudah lama muncul dan berjalan sejak masa Rasulullah.

“Maka dari itu, kita sama-sama bergerak dalam gerakan dakwah ini untuk untuk memperjuangkan Islam,” seru Tgk Hasan.

Tgk Hasan menambahkan, “kita melihat di Indonesia sekarang, banyak ideologi komunis yang sudah mulai tampak,” katanya.

Menurutnya, komunis tersebut dicetuskan oleh Karl Mark dan ramai diikuti oleh penerusnya sampai sekarang ini kita melihat gerakan-gerakan komunis sudah mulai gencar-gencarnya muncul.

“Kita selaku pemuda dakwah harus komitmen dengan gerakan dakwah dalam memberantas komunisme. Karena Puncak suatu ideologi itu karena ada kader. Setiap kader ada pegangan.” 

“Pemuda Dewan Dakwah Aceh harus komitmen dalam gerakan dakwah ini, jangan tergantung pada pemerintah dan jangan sampai pemimpin ini diambil alih oleh orang Kristen, seperti yang terjadi di Jakarta dulu,” ungkap Tgk Hasan.

Reporter: Ariandy
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*