Kemenkumham Dorong Pelaku UMKM Lindungi Kekayaan Intelektual Mereka

Seminar penjelasan legalitas produk UKM yang digelar oleh Kementerian Hukum dan HAM di Jakarta, Rabu 1/11 (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Bertempat di Graha Pengayoman, Kompleks Kementerian Hukum dan HAM, Menteri Hukum dan HAM RI membuka ajang Pasar Inovasi dan Kreatif bertajuk “Lets be innovative and creative for a brighter Indonesia”, yang bertujuan untuk membantu para pelaku bisnis dalam mengkomersialisasikan produk kekayaan intelektual mereka, Rabu 1/11.  

Di samping itu pula, penyelenggaraan pasar inovasi dan kreativitas ini diharapkan dapat mendorong peningkatan jumlah ciptaan maupun produk kreatif yang dihasilkan oleh pelaku kreatif di Indonesia. Pelaksanaan ajang ini merupakan rangkaian dari agenda Hari Dharma Karyadhika 2017 Kementerian Hukum dan HAM.

“Dalam menunjang program perekenomian, pemerintah mendorong sektor Kekayaan Intelektual (KI) menjadi salah satu ujung tombak untuk meningkatkan dan mengembangkan inovasi dan kreativitas bangsa. Upaya untuk masyarakat dapat memahami pentingnya inovasi dan kreativitas terkait dengan KI terus dilakukan agar tidak ada lagi anggapan bahwa KI merupakan suatu hal yang “mewah” karena berfikir inovasi dan kreatif dapat juga diwujudkan dari sumber daya yang ada di sekeliling kita dan mudah didapat,” jelas Menkumham. 

“Apabila telah tercapai suatu bingkai pemikiran yang sama, selanjutnya apabila sudah terwujud, perlindungan KI yang antara lain meliputi Hak Cipta, Merek, Paten, Desain Industri, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, dan Rahasia Dagang merupakan kunci dalam memperoleh pengakuan dunia terhadap hasil inovasi dan hasil kreativitas tersebut. Ketika hasil dari suatu Inovasi dan Kreativitas sudah dilindungi KI, maka nilai ekonomis yang timbul akan lebih tinggi dibandingkan apabila menggunakan sistem perekonomian konvensional dan hal tersebut dapat dilihat persaingan perekonomian di dunia belakangan ini lebih fokus pada persaingan di bidang KI karena dianggap lebih menguntungkan dalam mendapatkan pemasukan negara,” sambungnya. 

Adapun UMKM merupakan salah satu sektor unggulan dalam motor penggerak perekonomian Indonesia. Industri ekonomi kreatif juga tercatat berkontribusi positif dengan pertumbuhan 5,6 persen sejak tahun 2010 hingga 2013. Sumbangsihnya terhadap PDB tercatat mencapai 7,1 persen, serta menyerap 10,7 persen atau sekitar 12 juta total tenaga kerja.

Reporter: MI/Rilis
Editor: HJA 

Leave a comment

Your email address will not be published.


*