Kecamatan Pamijahan Dituding Persulit Pengurusan Pembuatan KTP

BOGOR (KM) – Kartu tanda penduduk (KTP) adalah salah satu administrasi yang sangat penting bagi setiap warga negara Indonesia bahkan sangat fundamental. Namun proses pembuatannya tidak selalu mudah maupun cepat. 

Hal ini dikatakan Ali Taufan Vinaya, aktifis 98, saat dihubungi kupasmerdeka.com, Jumat (17/11). “Kita meminta pelayanan di kantor Kecamatan Pamijahan untuk segera diperbaiki dan jangan dipersulit,” ujarnya. 

“Jangan banyak alasan, Camat Pamijahan harus segera memperbaiki pelayanannya untuk masyarakat,” tegasnya.

Ia menjelaskan, antusiasme masyarakat Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, “sangat bagus”  karena kesadaran mereka terhadap pentingnya administrasi kependudukan seperti kartu keluarga (KK) kartu tanda penduduk (KTP) dan akte lahir. “Antusiasme masyarakat ternyata tidak dibarengi dengan  pelayanan yang maksimal,” terangnya.

Pantauan kupasmerdeka.com di lapangan, di Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kegiatan untuk kependudukan dibagi menjadi dua tahapan.  Tahapan pertama bagi warga masyarakat umum yang sudah ditetapkan jadwalnya oleh kecamatan dari beberapa desa, dan tahap kedua khusus yakni warga masyarakat yang belum melakukan perekaman e-KTP dan jadwalnya tidak ditentukan dan diberikan batasan sampai pukul 11:00 WIB untuk pengambilan nomor antrian.

Sementara itu, menurut staf Kecamatan, “bagi yang belum perekaman tidak perlu mengambil kartu antrian, hanya di beri waktu dan dimulai setelah pukul 12.30 WIB.” 

“Masyarakat yang sudah dari pagi melakukan antrian dan pendataan di kantor Kecamatan Pamijahan sampai pukul 11:00 WIB dan dilanjut bagi warga masyarakat yang belum melakukan perekaman yang hanya 50 nomor antrian,” jelasnya.

Hal ini juga dikatakan Fernando Abdillah, ketua LMND Kecamatan Pamijahan. Menurutnya, “warga yang sudah mendapatkan suket KTP saja sudah sangat bahagia, tapi kenapa hal itu sangat sulit dan berlarut larut, dimulai harus nunggu hari yang ditetapkan setiap desa yang berbeda, lalu nomor antrian dibatasi. Belum lagi antriannya yang sangat panjang. Hal tersebut menjadi pemandangan di halaman Kantor Kecamatan Pamijahan.”

Ia menilai pelayanan di Kecamatan Pamijahan “sangat buruk sekali, dan belum maksimal,” sindir Fernando.

Reporter: Iwan/ azis
Editor: HJA

Komentar Facebook

2 Comments

  1. Betul tuh masa mau bikin ektp ajh harus ngantri dari jam 4 pagi biar kebagian nomer antrian kaya ngantri sembako aja

  2. tolong dong itu kcamatan ko di kritik malah balas dengan kata2 yg tak sopan.. saya rekap bulan maret 2017. sampai saat ini mey 28 2018. itu blum jadi, sukes pun saya di persulit.. dan pada akhirnya saya muak dengan pelayananya.. hingga saya suruh kk saya buat perpanjang itu ktp kertass..

Leave a comment

Your email address will not be published.


*