Jokowi: “Jangan Pilpres Sudah Tiga Tahun Masih Dibawa-bawa Sampai Sekarang”

Presiden Joko Widodo di Pematang Siantar, Sumatera Utara, Senin 27/11 (dok. Setpres)
Presiden Joko Widodo di Pematang Siantar, Sumatera Utara, Senin 27/11 (dok. Setpres)

PEMATANG SIANTAR, SUMATERA UTARA (KM) – Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat kerukunan, persaudaraan, dan persatuan sebagai bangsa, dari Aceh sampai Papua.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Negara saat menyerahkan 7.000 sertifikat tanah bagi masyarakat Sumatra Utara yang digelar di Lapangan Adam Malik, Kota Pematang Siantar, pada Senin, 27 November 2017.

“Ini perlu saya ingatkan karena kita sering merasa tidak bersaudara, padahal kita saudara sebangsa dan se-Tanah Air,” kata Presiden.

Lebih lanjut, Presiden juga mengingatkan agar persaudaraan dan persatuan bangsa Indonesia dipelihara sehingga tidak terpecah karena masalah politik.

“Ada pemilihan bupati, wali kota, gubernur, sudahlah. Pilihlah yang Bapak/Ibu anggap paling baik, terbaik, pilih! Brek udah! Coblos blos udah, setelah itu bersaudara lagi,” kata Kepala Negara.

Presiden berharap, perbedaan pilihan pada pemilihan kepala daerah maupun pemilihan presiden tidak perlu dipermasalahkan lagi setelah hari pencoblosan.

“Jangan sampai pilpres sudah tiga tahun masih dibawa-bawa sampai sekarang, pilgub sudah empat tahun masih dibawa-bawa sampai sekarang,” ucap Presiden.

Menurut Presiden, setelah pencoblosan usai, sudah seharusnya masyarakat kembali hidup rukun dan menjalani rutinitas keseharian seperti sedia kala.

“Kita ini sering masih terbawa emosi gitu, jangan! Sekali lagi marilah kita jaga persaudaraan kita, kita jaga persatuan dan kesatuan kita dari Sabang sampai Merauke,” tutur Jokowi.

Reporter: Gumilar
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*