Jakarta Selatan Disebut Sebagai “Gudangnya”  Bangunan Bermasalah

JAKARTA (KM) – Maraknya bangunan bermasalah di wilayah Jakarta Selatan, khususnya di wilayah Kecamatan Jagakarsa, memprihatinkan. Bangunan bermasalah tersebut kian menjamur di wilayah kecamatan yang diplot sebagai daerah resapan air ini.
Hal itu baru-baru ini diungkapkan oleh Ketua Lembaga Pemantau Pembangunan dan Masalah Perkotaan (LP2MP), Anggiat kepada wartawan di Jakarta Selatan, Sabtu (25/11).

“Maraknya bangunan bermasalah di Kecamatan Jagakarsa tidak terlepas dari peranan Kasatlak (Kepala Satuan Pelaksana) CKTRP (Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan), juga Camat Jagakarsa.”

“Kedua pejabat itu adalah orang yang dapat dikatakan paling bertanggung jawab atas marak dan menjamurnya bangunan ilegal di wilayahnya,” tegasnya.

Anggiat juga menyatakan, semakin tingginya angka bangunan bermasalah di wilayah tersebut tentunya akibat ketidakmampuan Kasatlak CKTRP Kecamatan Jagakarsa dalam menjalankan tugas sebagai aparat pemerintahan.

“Sebagai aparat pemerintahan, Kasatlak CKTRP Jagakarsa wajib melaksanakan tugas sesuai aturan yang berlaku. Lalu, pertanyaan saya, apakah aturan-aturan itu sudah dijalankan Budiono? Saya katakan tidak,” pungkasnya.

Menurutnya, kalau semua aturan sudah dijalankan, keberadaan bangunan bermasalah di Jagakarsa akan berkurang. Namun faktanya, justru semakin marak dan semakin bertambah banyak saja.

Salah satunya di contohkan, 1 unit bangunan restoran 3 lantai di Jl. Moh. Kahfi II no 12, Ciganjur, Jagakarsa yang mengantongi izin hunian dan fasilitasnya 2 lantai.

“Ini salah satu bukti ketidakbecusan kerja Budiono sebagai Kasatlak CKTRP Jagakarsa. Bangunan itu sudah pernah dibongkar, tapi bongkar abal-abal. Terbukti, bangunan tetap dibiarkan dan saat ini hampir jadi. Data yang kami peroleh, tanggal 19 bulan ini akan diresmikan,” ujarnya.

Anggiat menambahkan, untuk menghindari semakin hancurnya tatanan tata ruang di Kecamatan Jagakarsa, pihaknya meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk segera mencopot Budiono.

“Saya sudah sampaikan masalah ini ke Wagub DKI, Sandiaga Uno. Beliau berjanji akan mengutus orang untuk melihat bangunan tersebut untuk diambil tindakan,” tandasnya.

Sementara, baik Budiono maupun Plt. Camat Jagakarsa gagal ditemui untuk dikonfirmasi. 

Reporter: Goesti/red
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*