Warga Pura Bojonggede Diresahkan Pemasangan Plang di Fasos Fasum oleh Oknum Kemendagri

Suasana pertemuan warga Pura Bojonggede, terkait fasum fason di lingkungannya (30/9) (dok. KM) Suasana pertemuan warga Pura Bojonggede, terkait fasum fason di lingkungannya (30/9) (dok. KM)

BOGOR (KM) – Sikap arogansi yang ditunjukkan oknum yang mengatasnamakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan pemasangan plang di beberapa lokasi fasum fasos di Pura Bojonggede, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, mengundang keresahan warga.

Terkait sikap oknum tersebut, warga mengadakan pertemuan di lingkungan komplek Pura Bojonggede yang dihadiri kepala dusun, pengurus dusun, pengurus RW, dan anggota BPD yang ada di Komplek Pura, Sabtu malam (30/9).

Menurut Atik Yulis, pemasangan plang oleh oknum yang mengatasnamakan Kementerian Dalam Negeri di beberapa lokasi fasum fasos (PSU) perumahan Pura Bojonggede merupakan pelanggaran. “Saya sudah ke dinas DPKPP [Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan] untuk konsultasi dan hasilnya dinas terkait akan memasang plang di lokasi tersebut dengan tulisan ‘Lahan PSU warga Pura sesuai dengan no site plan 593.82/31-FIS. BAPP/96’. Akhirnya clear setelah memberikan penjelasan bahwa hasil penelusuran di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, seluruh lahan PSU masih milik PT. Andika Pura Ekakarya,” kata penasehat dusun itu melalui pesan WhatsApp kedapa kupasmerdeka.com.

Dia menjelaskan, pihaknya sedang mengawal Peraturan Bupati (Perbub) khusus tentang PSU yang ditinggal “Tuannya” yang nakal agar bisa segera diserahkan secara resmi ke Pemerintah Daerah (Pemda) oleh warga agar nantinya bisa mendapat bantuan anggaran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk PSU.

Untuk diketahui, dalam pertemuan tersebut, diputuskan larangan semua organisasi masyarakat (Ormas) berada di wilayah Pura dan Desa Tajurhalang, dan rencana penataan dan relokasi pasar ke tempat semestinya sesuai dengan site plan, serta rencana Karang Taruna desa untuk mengadakan penyuluhan tentang narkoba dan kebangsaan yang akan dipusatkan di Pura Bojonggede pada tanggal 10 November mendatang.

Reporter: Deva
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*