Pansus Angket Sesalkan Penundaan Pembentukan Densus Tipikor Polri

Wakil Ketua Pansus Angket KPK, Eddy Kusuma Wijaya (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Penundaan pembentukan Densus Tipikor oleh pemerintah dinilai akan menghambat penguatan Polri juga. 

Hal itu diungkapkan wakil ketua Pansus Angket Eddy Kusuma Wijaya saat ditemui KM kemarin 24/10. “Untuk menguatkan dan mengefektifkan tugas dan fungsi Polri akan ikut terhambat pula. Kalau kita lihat Polri pada masa Orde Baru, banyak yang  menganggap Polri kurang efektif dan efisien dalam rangka penegakan hukum di Indonesia karena kurangnya sarana dan prasarana serta anggaran dan sumber daya manusia Polri tersebut, karena saat itu anggarannya sangat terbatas, tapi kalau kita lihat sekarang Polri sudah banyak kemajuan termasuk sumber daya Polri itu sendiri sudah sangat memadai, tinggal didukung dengan anggaran yang memadai juga,” ujar Eddy usai rapat Paripurna DPR.

Pensiunan Inspektur Jenderal polisi itu juga menambahkan bahwa dirinya “belum tahu persis” apa alasan pemerintah untuk mendorong  penundaan pembentukan Densus Tipikor itu.

“Untuk menguatkan Polri dalam pemberantasan korupsi memang seharusnya sudah menjadi tugas dan pemikiran kita bersama, agar Polri dapat kita perankan sebagaimana mestinya yaitu dengan cara menjadikan Polri garda terdepan dalam sistem penegakan hukum di Negara kita,” lanjutnya. 

“Sebetulnya pak Jokowi sangat intens pada pemberantasan korupsi, beliau juga sudah membentuk tim Saber Pungli untuk memberantas pungli… tapi kok sekarang ada istilah di tunda?” lanjut politisi PDIP itu. 

Eddy pun berharap agar penundaan pembetukan Densus Tipikor tidak terlalu lama. “Mudah-mudahan kesempatan penundaan ini bisa memberikan kesiapan pada Polri untuk persiapan yang lebih matang, baik dari segi administrasi dan  teknis untuk menunjang giat operasional Densus Tipikor nantinya,” tuturnya. 

Reporter: Indra Falmigo
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*