Jokowi: “Negara Lain Sudah Kurangi Transaksi Tunai, Masak Kita Masih Cash?” 

Presiden Joko Widodo memberi keterangan kepada pers​ setelah meresmikan jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) seksi II-VI ruas Parbarakan-Sei Rampah, Jumat 13 Oktober 2017.

SUMATERA UTARA (KM) – Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa penggunaan uang elektronik dalam transaksi pembayaran tol bertujuan untuk meningkatkan pelayanan.
Hal tersebut disampaikan Presiden menanggapi pertanyaan jurnalis tentang adanya penolakan penggunaan uang elektronik dalam transaksi pembayaran tol.

“Kita kan akan memperbaiki pelayanan, yang kedua ingin memperlancar jalan di pintu tol, biar cepet,” kata Presiden setelah meresmikan jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) seksi II-VI ruas Parbarakan-Sei Rampah, Jumat 13 Oktober 2017.

Selain itu, menurutnya, banyak negara sudah mengurangi transaksi tunai. “Negara lain sudah pakai (pembayaran non tunai) masak kita mau ngasih cash. Akurasi pembayaran juga semakin jelas, lebih baik, lebih aman,” ucap Presiden.

Terkait adanya anggapan kurangnya sosialisasi penggunaan uang elektronik tersebut, Presiden mengatakan bahwa penerapan sebuah kebijakan memang memerlukan waktu untuk pembelajaran.

“Memang apapun perlu waktu untuk pembelajaran, tapi arahnya jelas,” ujar Presiden.

Reporter: Gumilar
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.