GMBI Gedor Inspektorat Kabupaten Bogor, Desak Tindak Pungli di Desa Barengkok Jasinga

(dok. KM)
(dok. KM)

BOGOR (KM) – Sekitar 20 anggota LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kabupaten Bogor yang dipimpin oleh ketuanya, Sambas Alamsyah, menggedor Inspektorat Kabupaten Bogor terkait program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) dan program Listrik masuk Desa (LISDES), Selasa 24/10.

Mereka menyoroti program Rutilahu di Desa Barengkok, Kecamatan Jasinga, dimana diduga keras terjadi adanya pemotongan dana hingga mencapai 7 juta rupiah per orang dari penerima manfaat, dalam program tahap ke-2, tahun anggaran 2016 dengan 15 orang penerima.

Sementara dengan adanya program LISDES di Desa yang sama terjadi pula pungutan liar (pungli) sebesar Rp.200.000 per orang.

Menurut Sambas, “beberapa hal sudah kami upayakan, seperti melayangkan surat terhadap Kepala Desa Barengkok untuk melakukan klarifikasi terkait dua hal tersebut.”

“Hal yang paling disayangkan, beberapa kali upaya kami tidak sedikitpun mendapatkan balasan dan respon, baik dari Pemerintah Desa ataupun Camat,” ujarnya.

“Dengan harapan kami dari LSM GMBI, kepada Kepala Inspektorat Kabupaten Bogor, sesuai tupoksi dan wewenangnya, agar segera turun ke lapangan untuk dapat mengawasi kinerja serta menindak tegas Kepala Desa Barengkok dan Kecamatan Jasinga yang seolah-olah menutup mata dan terkesan kongkalingkong terkait program tersebut,” lanjut Sambas.

Sementara Kepala Inspektorat mengatakan bahwa pihaknya akan menjadwalkan temuan yang terkait hal ini pada minggu pertama bulan November, untuk segera menurunkan tim ke Lapangan.

Reporter: Man
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*