GMBI Desak Disdukcapil Bogor Sederhanakan Pelayanan Kependudukan
BOGOR (KM) – Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) melakukan audensi di Dinas Kepedudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor tentang lambatnya pelayanan publik seperti e-KTP, Akte Kelahiran, dan segi pelayanan sistem yang kurang memuaskan bagi masyarakat yang sedang mengurus. Kurang lebih lima puluh personil mendatangi kantor Disdukcapil Bogor dikomandoi oleh ketua GMBI Distrik Kabupaten Bogor, Sambas, Jumat (20/10).
Dalam audiensi tersebut hadir Kepala Dinas Otce Subagja didampingi Kabid Kependudukan Dandan serta Parno selaku Kasie Kelahiran.
Menurut Junaedi selaku investigasi GMBI Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Kecamatan Gunung Putri, “pelayanannya yang kurang maksimal, misalkan dari pelayanan akte, e-KTP maupun pelayanan lainnya, dan dari kapasitas gedung sudah tidak memadai, terlalu banyaknya antrian dan terlalu lama menunggu,” ujarnya.
Sambas menerangkan, “kami datang sudah kedua kalinya, dalam hal ini kami datang hanya untuk menyederhanakan birokrasi, mengingat dari penduduk kurang lebih 6,7 juta orang. Bagaimana menyikapi dengan antrian bagi pemohon yang lebih panjang dan sangat luar biasa di Dinas tersebut? Sebenarnya ada untuk kepanjangan tangan dari Disdukcapil untuk menyederhanakan di kecamatan masing-masing, ga harus datang ke Dinas,” katanya.
“Dengan harapannya, lebih memudahkan pelayanan dan menyederhanakan birokrasi. Harus cepat untuk meyederhanakan dan memangkas birokrasi yang tidak penting dan juga harus direalisasikan di tahun 2018,” terang Sambas.
Reporter: man
Editor: HJA
Leave a comment