Dinsos Jakarta Selatan Selamatkan Balita Malang Penderita Malnutrisi

Dok. KM

JAKARTA (KM) – Kondisi Muhamad Rizal, balita yang dirawat oleh seorang warga di kawasan Jalan Sawo, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang menderita malnutrisi setelah penemuannya dalam keadaan ditelantarkan orangtuanya dilaporkan kepada Petugas Satuan Pelaksana Sosial Kecamatan Kebayoran Baru untuk segera dirujuk ke rumah sakit. 

Menurut Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Mursidin, saat ini balita itu telah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

“Sebelumnya, warga yang menolongnya kesulitan untuk mengakses perawatan ke rumah sakit, dan balita itu sempat dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati oleh petugas RPTRA Taman Sawo namun di tolak karena tidak memiliki keluarga dan BPJS,” ujarnya kepada kupasmerdeka.com, Selasa (24/10) di Jakarta.

“Iya karena tidak memiliki keluarga dan BPJS. Makanya petugas kami segera merespon ketika ada laporan warga terkait balita telantar agar segera kami rujuk. Akhirnya RSUD Pasar Minggu menerima balita tersebut dengan memakai Kartu Keluarga Panti Sosial milik Dinas Sosial DKI Jakarta sebagai warga binaan panti. Lalu balita itu akan mendapat Nomor Induk Kependudukan (NIK) orang telantar dan segera mendapat keanggotaan BPJS,” jelas Mursidin.

Sementara berdasarkan penelusuran asal-asal balita itu, katanya, sejak berusia 3 bulan sang balita ditinggal orang tuanya. Sampai saat ini tidak diketahui orang tua kandung dari balita tersebut. Akhirnya balita yang di ketahui bernama M Rizal itu dirawat oleh Tuti sejak usia 3 bulan hingga usia 2 tahun saat ini. Orang yang merawat balita itu, kata Mursidin intinya karena memang kasihan. “Sebenarnya ia tidak mempunyai ekonomi yang cukup bagus. Kadang untuk makan sehari-hari saja dia mendapat bantuan dari warga,” ungkapnya.

Hingga usianya menginjak 2 tahun, balita yang bernama M Rizal hanya memiliki berat badan 6 kg. Menurut dokter RSUS Pasar Minggu, mulut balita itu terkena jamur hingga untuk memasukan makanan dan obat harus melalui selang yang diteruskan ke lambung.

“Sehingga membutuhkan waktu lama untuk observasi balita tersebut mengingat perbaikan gizi dan tulang. Sampai saat ini masih di rawat di rumah sakit. Jika gizinya sudah membaik dan sehat, akan kami rawat di panti kami,” tutup Kasudin Sosial Jakarta Selatan.

Reporter: Is
Editor: HJA 

Leave a comment

Your email address will not be published.


*