PWRI Kukuhkan Kepengurusan Baru DPC Kabupaten Bogor

Penyerahan surat keputusan (SK) dari Sekjen DPP PWRI Zulfikar Taher kepada ketua DPC PWRI Kab. Bogor H.M.Syarif (dok.KM)
Penyerahan surat keputusan (SK) dari Sekjen DPP PWRI Zulfikar Taher kepada ketua DPC PWRI Kab. Bogor H.M.Syarif (dok. KM)

BOGOR (KM) – Semangat baru dan wajah baru terlihat terpancar dari para pemburu berita yang tergabung dalam organisasi kewartawanan DPC PWRI Kabupaten Bogor dalam acara syukuran peresmian kantor baru yang terletak tidak jauh dari Stadion Pakansari Kabupaten Bogor, Jumat (15/9).

“Pembentukan kepengurusan baru ini tidaklah mudah, butuh perjalanan dan perjuangan panjang. Untuk itu diharapkan dengan telah terbentuknya kepengurusan yang baru ini pula bisa terjalin kedekatan antar anggota, agar kedepan bisa bekerja sama dengan baik,” kata Ketua DPC PWRI Kabupaten Bogor H. Masykan Syarif dalam sambutannya.

Ia mengatakan, perlu kerjasama yang baik antar anggota dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan fungsi, sebagai sosial kontrol terhadap semua program-program dan kebijakan pemerintah, khususnya pemerintah Kabupaten Bogor.

Ketua DPC H.M. Syarif (tengah) Bendahara Indah Wulandari (kiri) dan Sekretaris Verawati Sulastri (dok. KM)

Ketua DPC H.M. Syarif (tengah) Bendahara Indah Wulandari (kiri) dan Sekretaris Verawati Sulastri (dok. KM)

Lebih jauh, ia juga menghimbau agar dalam melaksanakan tugas dan fungsi serta tanggung jawabnya, bisa memberikan manfaat bagi masyarakat pada umumnya dan DPC PWRI khususnya, sebagai bentuk kontribusi demi kemajuan PWRI itu sendiri.

Sementara itu, ditempat yang sama, Sekjen DPP PWRI Zulfikar Taher mengatakan, keberadaan PWRI demi “mengembalikan jurnalistik sesuai dengan perannya sebagai sosial kontrol di tengah-tengah masyarakat.”

“Apa yang menjadi kebijakan pemerintah, dan kebijakan tersebut sampai tidak di masyarakat? Begitu juga kebijakan yang dikeluarkan pemerintah sesuai tidak dengan kebutuhan masyarakatnya?” kata Zulfikar.

“Di sinilah fungsi PWRI menggerakan anggotanya untuk berkiprah di jurnalistik sebagaimana diatur dalam undang-undang Pers No 40 Tahun 1999, untuk itu harus dipertajam bidang jurnalistik, jangan berbicara tentang hal yang lain selain dunia jurnalistik,” ucapnya.

“Dan anggota [PWRI] benar-benar insan pers bukan petualang atau pecundang apalagi oknum-oknum LSM seperti yang menggunakan atribut yang merusak pers. PWRI ingin mengembalikan insan pers sebagai pers yang sebenarnya. Dan anggota yang tergabung dalam organisasi PWRI dapat memberikan peranannya sebagai jurnalis untuk mempublikasikan karya-karya jurnalistiknya,” tegasnya.

Acara tersebut diakhiri dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPC PWRI Kabupaten Bogor secara simbolis dari Sekjen DPP PWRI kepada Ketua DPC PWRI Kabupaten Bogor.

Reporter: Deva
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*