PKS Ajak Masyarakat Nobar Film Pengkhianatan G30S/PKI

Politisi PKS, Jazuli Juwaini (stock)

JAKARTA (KM) – Ketua Fraksi PKS di DPR Jazuli Juwaini mengaku mengapresiasi dan mendukung peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap “bahaya laten”  komunisme.

Hal tersebut tampak pada animo sebagian masyarakat untuk memutar kembali dan mengadakan “nobar” film “Pengkhianatan G30S/PKI” di berbagai daerah.

Bahkan, TNI Angkatan Darat pun ikut menginstruksikan jajarannya di daerah untuk menggelar acara nonton bareng film buatan tahun 1984 itu menjelang peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober mendatang.

“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung acara nobar ini terutama kepada jajaran TNI AD yang menyelenggarakan nobar film G30S/PKI dengan mengajak masyarakat luas untuk ikut menonton,” kata Jazuli.

“Ini menunjukkan kemanunggalan TNI dengan rakyat untuk sama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya komunisme atau PKI,” lanjut politisi PKS itu.

Sejalan dengan itu, Fraksi PKS juga akan menyelenggarakan acara nonton bareng film kontroversial tersebut. Bahkan, acara nobar akan serentak diselenggarakan oleh Fraksi PKS DPRD di seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota pada malam 30 September 2017 yang akan datang.

Ketua Fraksi PKS itu menginstruksikan kepada seluruh Fraksi di DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk menyelenggarakan acara nobar film G30S/PKI dengan mengajak sebanyak mungkin masyarakat untuk hadir serta menyiapkan tempat yang memadai dan sarana prasarana yang diperlukan.

Menurut Jazuli, nobar film G30S/PKI itu merupakan “sarana efektif untuk mengingatkan masyarakat terutama generasi muda tentang pentingnya menjaga ideologi negara dan ikatan kebangsaan dari bahaya komunisme dan anasir-anasirnya.”

“Tujuan utamanya adalah untuk membangun dan mengokohkan rasa nasionalisme terutama untuk generasi muda, menanamkan kepada mereka beratnya perjuangan mempertahankan republik hingga nyawa taruhannya,” ungkap Jazuli, Minggu 17/9 melalui WhatsApp pribadinya kepada KupasMerdeka.com.

“Diharapkan dengan nobar film yang menceritakan episode kelam kekejaman PKI yang membunuh para jenderal, umara, dan ulama di masa lalu ini semangat dan patriotisme generasi bangsa semakin kuat untuk menjaga ideologi bangsa dan negara dari ancaman anasir-anasir jahat seperti yang pernah dilakukan oleh PKI di masa lalu,” sambung anggota Komisi I DPR itu.

Pihaknya juga berharap kepada setiap elemen masyarakat untuk menyambut baik upaya ini karena “berbekal nasionalisme yang kuat, bangsa ini akan tetap terjaga dan berdiri kokoh,” ujarnya.

Reporter: Indra Falmigo
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*