Nasib Warga Dusun Cinta Dapat: Lahan Pertanian Dirampas, Hasilnya Dijarah dan Rumah Dirusak oleh Aparat

(dok. KM)
(dok. KM)

LANGKAT, SUMATERA UTARA (KM) – Keganasan alat berat milik PT Langkat Nusantara Kepong (LNK) bekerjasama dengan pihak PTPN II dibantu ratusan aparat di Dusun Cinta Dapat, Desa Brahrang, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat meratakan lahan pertanian milik warga ditaksir menyebabkan kerugian hingga miliaran rupiah.

Menurut salah satu warga pemilik tanah di Dusun Cinta Dapat, Surya, lahan pertanian seluas sekitar 12 hektar sudah luluh lantak, dan sampai sekarang alat berat masih beroperasi di lapangan dan masyarakat hanya bisa melihat saja.

“Belum lagi penjarahan terhadap hasil-hasil pertanian. Karena situasinya seperti ini, maka hasil perkebunan masyarakat tersebut dijarah orang-orang tidak dikenal,” tutur Surya. Ia menjelaskan aksi itu berlangsung sejak tanggal 5 September 2017 lalu sampai saat ini.

(dok. KM)

(dok. KM)

Lanjutnya, selain itu, rumah warga yang dirusak sebanyak empat unit, dan anak-anak tidak bisa bersekolah sebab harus membantu keluarga untuk mejaga ladang agar tidak dijarah.

“Lagipula mereka ketakutan, kondisi di rumah sedang tidak kondusif, karena alat-alat berat mendatangi rumah-rumah warga, seperti mau mengarah ke rumah, guduk-guduk-guduk, tiba-tiba mundur,” kata Surya.

Kemudian, tambahnya, listrik di rumah-rumah masyarakat juga diputus, ketika warga menjaga lahannya. “Jadi seperti malam ini listrik kami sudah diputus, kami kegelapan,” sebutnya.

Reporter: Raja Paluta/RED
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*