Sudirman Said Deklarasikan Kesiapannya Jadi Gubernur di Hadapan Forum Silaturahmi Warga Jawa Tengah

Sudirman Said memberikan sambutan dalam acara silaturahmi Warga Jateng di Balairung Universitas PGRI Semarang, Minggu 20/8 (dok. KM)
Sudirman Said memberikan sambutan dalam acara silaturahmi Warga Jateng di Balairung Universitas PGRI Semarang, Minggu 20/8 (dok. KM)

SEMARANG (KM) – “Forum Silaturahmi Warga Jawa Tengah bersama Sudirman Said” digelar di Universitas PGRI Semarang dengan dihadiri oleh perwakilan elemen masyarakat dari setiap Kabupaten dan Karesidenan juga para petinggi partai se-Jawa Tengah, Minggu 20/8. Selain sambutan Rektor dan beberapa persembahan seni tari kreasi mahasiswi Universitas PGRI, acara juga dibuka dengan pembacaan puisi oleh artis senior Neno Warisman. Adapun acara tersebut mengangkat tema “Masa Depan Baru Jateng Lebih Maju dan Sejahtera.”

Dalam acara silaturahmi tersebut, Mantan Menteri ESDM Sudirman Said memberikan beberapa sambutan dan pandangannya tentang tema acara tersebut. Ia juga menceritakan perjuangannya di masa kecilnya hingga ia berhasil mencapai kesuksesan.

“Pilkada bukanlah hajat para kandidat, bukan kepentingan individu para calon, tapi hajat dari semua masyarakat. Bertolak dengan sejarah dari mana saya berasal dan bagaimana Sudirman hidup dalam kemelaratan, tertatih-tatih. Tinggal di Desa Selatri, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, yang notabene nya daerah miskin dan tertinggal,” ucap Sudirman.

“Terngiang akan pesan moral almarhumah Ibu, meski kita bukan orang berada, kamu harus tetap sekolah,” kata Sudirman, mengenang kata-kata ibunya.

“Meski terseok-seok meniti sekolah gratis pada masa itu, tetap semangat hingga mendapatkan beasiswa pendidikan ke Amerika, itulah perjuangan hidup untuk masa depan … Prestasi demi prestasi saya terima sejak dari bekerja di Aceh, di Pindad, Pertamina, hingga jadi Menteri itulah bentuk pengabdian, macam sebuah pembayaran hutang kita untuk bangsa dan negara,” sambungnya.

Sudirman Said bersama para perwakilan masyarakat Jawa Tengah, Minggu 20/8 (dok. KM)

Sudirman Said bersama para perwakilan masyarakat Jawa Tengah, Minggu 20/8 (dok. KM)

“Untuk masa depan Jateng lebih maju, [kembalilah] pada latar belakang masa lalu. Politik masa lalu yang dihuni oleh orang-orang jujur, pintar, berilmu dan berwawasan sangat luas tidak seperti politik sekarang dihuni oleh para manusia yang tidak bermoral, tamak dan rakus akan kekayaan negara dan membodohi rakyat dengan korupsi-korupsinya,” ujar Sudirman.

“Saya sadar Jawa Tengah adalah provinsi yang tangguh, Indonesia tidak berarti tanpa Jawa Tengah,” lanjutnya.

Kamudian, mantan menteri itu mendeklarasikan kesiapannya untuk maju sebagai calon gubernur Jawa Tengah.

“Untuk ketiga hal itu saya sampaikan siap untuk mengemban amanah semua masyarakat untuk menuju Jateng 1 lebih maju dan sejahtera.”

“Mari kita sama-sama bangun Jateng dengan semangat untuk maju dan sejahtera, seimbangkan pembangunan bukan hanya dari segi fisik saja tapi jiwa seperti dalam kutipan syair lagu kebangsaan kita, ‘bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, untuk Indonesia Raya’. Jika kita mengacu pada fisik saja maka itu lebih rentan korupsi, sebagai contoh tentang korupsi E-KTP masyarakat yang harus dikorbankan. Mari kita bangun negara yang bersih, dengan kekuasaan yang bersih dan keteladanan jiwa yang luhur untuk bangsa dan negara,” pungkas Sudirman.

Reporter: Firdaus
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.