KOMPISATU: “Malaysia Negeri Teledor, Ciptakan Kesalahan Untuk Buyarkan Semangat Atlet Kita”

Kedutaan Besar Malaysia di Jakarat (stock)
Kedutaan Besar Malaysia di Jakarat (stock)

JAKARTA (KM) – Komite Mahasiswa dan Pemuda Indonesia Bersatu (KOMPISATU) melakukan aksi unjuk rasa di Kedutaan Besar Malaysia, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 21/8.

KOMPISATU mengecam keras perlakuan Malaysia terhadap lambang Negara Indonesia, mendesak Pemerintah Malaysia untuk segera terbuka kepada seluruh rakyat Indonesia, serta Malaysia harus meminta maaf kepada Indonesia atas keteledoran yang terjadi.

“Ini kesengajaan, pasti kesalahan bendera ini diciptakan untuk membuyarkan atlet-atlet khususnya dari negeri jiran mereka Indonesia,” tegas Arifin Jibril, Koordinator Aksi KOMPISATU.

Selain itu, kemarin malam 20/8 kejadian tidak mengenakkan terjadi dalam pertandingan sepak takraw yang mempertemukan Timnas Indonesia dengan tuan rumah, Malaysia. Dalam pertandingan tersebut, Skuat Garuda diduga mendapatkan perlakuan tidak adil.

Dalam pertandingan semalam, wasit menganggap Indonesia banyak melakukan kesalahan dalam melakukan tekong (servis tendangan dalam sepak takraw). Di set pertama, Malaysia lebih unggul terlebih dahulu. Namun di set kedua saat Indonesia memimpin jauh perolehan skor, wasit sering menilai bahwa tendangan Indonesia tidak sah, hingga akhirnya Malaysia dimenangkan dalam pertandingan itu. Hal tersebut disoroti juga oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrowi.

“Ini seperti ada rekayasa untuk menghalangi Indonesia. Apakah kemenangan harus diraih dengan cara seperti ini?” tambah Menpora.

Cak Imam pun menenangkan para atlet sepak takraw yang menangis dengan memberikan sebuah semangat. Dirinya pun menekankan bahwa apa yang diterima oleh Timnas Sepak Takraw Indonesia memang tidak pantas, karena pada dasarnya olahraga menjunjung tinggi sebuah sportivitas.

Reporter: MI/Red
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: