Disdukcapil Bogor Jemput Bola, Buatkan Akta Kelahiran Langsung Jadi untuk 300 Warga Cipelang Cijeruk

Warga Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, mengurus pembuatan Akte Kelahiran (dok. KM)
Warga Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, mengurus pembuatan Akte Kelahiran (dok. KM)

BOGOR (KM) – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor jemput bola membuat Akte Kelahiran, kali ini di Desa Cipelang Kecamatan Cijeruk, Bogor, dimana sebanyak 300 kepala yang telah dibuatkan Akta Kelahiran dan langsung jadi.

Lilis (37) salah seorang warga mengaku sangat terbantu dengan adanya program pembuatan akte kelahiran masal. Ibu dua anak ini juga mengapresiasi sistem jemput bola yang dilakukan Disdukcapil sehingga dirinya tidak perlu lagi datang ke Cibinong. “Prosesnya cepat, jadi warga merasa terbantu dengan adanya program ini,” kata dia.

Kepala Desa Cipelang, Hasan menekankan pentingnya memiliki Akte Kelahiran. Ia menjelaskan, akta kelahiran adalah akta/catatan otentik yang dibuat oleh pegawai catatan sipil berupa catatan resmi tentang tempat dan waktu kelahiran anak, nama anak dan nama orang tua anak secara lengkap dan jelas, serta status kewarganegaraan ana. “Hal ini dianggap penting karena data yang ada dalam akta kelahiran dapat digunakan sebagai bukti jati diri bagi si anak, sehubungan dengan hak waris atau klaim asuransi dan pengurusan hal-hal administratif lainnya seperti tunjangan keluarga, paspor, KTP, SIM, pengurusan perkawinan, perijinan, mengurus beasiswa dan lain-lain,” jelasnya.

Dengan adanya data di dalam akte kelahiran, tegasnya, secara administratif negara berkewajiban memberi perlindungan terhadap anak dari segala bentuk kekerasan fisik, mental, penyanderaan, penganiayaan, penelantaran, eksploitasi termasuk penganiayaan seksual dan perdagangan anak (pasal 19 ayat 1 Konvensi Hak Anak).

“Untuk itu pihak berwenang dapat menjerat pelaku dengan ketentuan kejahatan terhadap anak di bawah umur. Intinya, program ini sangat penting dan membantu masyarakat jadi harus dikawal secara optimal agar dapat terlaksana dengan baik. Alhamdulillah, kini ratusan warga sudah memiliki akte kelahiran bagi anak-anaknya. Harapan saya kedepannya agar lebih ditingkatkan jumlahnya pembuatan akte karena warga kami sekitar 5000 yang belum mempunyai akte kelahiran,” tandas Hasan.

Reporter: M Egy
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: