Calon Menkes Gencar Sosialisasikan Pentingnya Imunisasi Campak-Rubella

Sudah hampir satu bulan dr. Sanusi Sp.OG melakukan kampanye dan sosialisasi tentang pentingnya imunisasi measles (campak) dan rubella atau imunisasi MR.

Kampanye imunisasi MR adalah suatu kegiatan imunisasi secara massal sebagai upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella pada anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun, tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya.

Menurut Sanusi, campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius, seperti radang paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan, gizi buruk dan bahkan kematian, sedangkan rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak, akan tetapi bila menulari ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan, dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Kecacatan tersebut dikenal sebagai sindroma rubella kongenital yang meliputi kelainan pada jantung dan mata, ketulian dan keterlambatan perkembangan.

Selain itu Sanusi menjelaskan, jika penyakit campak dan rubella ini dapat menjangkit seluruh warga Indonesia, namun penyakit ini dapat dicegah melalui imunisasi dengan vaksin MR sebagai pencegahan terbaik untuk penyakit campak dan rubella. “Satu vaksin untuk mencegah dua penyakit sekaligus,” tuturnya.

Advertisement

Adapun kampanye munisasi MR yang dicetuskan dr. Sanusi berjalan sepanjang bulan Agustus-September 2017. Selama bulan Agustus, imunisasi MR diberikan untuk anak usia sekolah 7 tahun s.d 15 tahun, sedangkan untuk bulan September, imunisasi MR diberikan untuk bayi usia 9 bulan s.d. anak usia 7 tahun di Posyandu, Puskesmas dan sarana pelayanan kesehatan lainnya.

Ketika ditanyakan soal biaya vaksinasi, pria yang akrab disapa dengan Abu Shinta ini menjawab, “dulu biayanya 400 ribu rupiah per anak. Sekarang alhamdulillah berkat kepemimpinan Presiden Jokowi sudah ditanggung semua oleh pemerintah. Sayang lho kalau tidak dimanfaatkan oleh kita, sekali lagi saya mengajak, yuk investasi nol rupiah untuk masa depan anak bebas penyakit campak dan rubella,” jelasnya.

Reporter: Red, Gumelar
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*