Wagub Jabar Resmikan Kantor CPPD Kota Bekasi, Harap Berkurangnya Calo

Kepala Bapenda Jawa Barat, Dadang Suharto (dok. KM)
Kepala Bapenda Jawa Barat, Dadang Suharto (dok. KM)

BEKASI (KM) – Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat Dadang Suharto meresmikan Gedung Kantor Cabang Pelayanan Pendapatan Daerah (CPPD) Provinsi Jawa Barat, pada Selasa (16/05/2017), di Jalan Ir. H. Juanda, Bulak Kapal Nomor 302 Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Kantor tersebut berdiri di atas lahan seluas sekitar 1,4 hektar dengan gedung seluas 4.297,23 meter persegi. Pelayanan pendapatan daerah provinsi untuk wilayah Kota Bekasi itu dapat menampung kapasitas sebanyak 3.000 hingga 4.000 Wajib Pajak (WP) per harinya.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar mengatakan bahwa dengan peresmian gedung itu, maka makin mudah pengurusan dan pelayanan bagi masyarakat. “Ini merupakan bagian daripada peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Sekarang semuanya jadi praktis, efisien dan nyaman bahkan bisa prosesnya bisa dari rumah,” terangnya.

Meskipun demikian, Wagub Jabar Deddy tidak memungkiri adanya praktek percaloan. “Tapi saya yakin makin hilang calo kalau pelayanannya tidak berbelit-belit. Calo itu ada jika pengurusannya berbelit-belit. Sekarang dipermudah sehingga lama-lama calo tidak ada lagi,” paparnya.

“Bahkan diyakini tidak ada lagi uang di kas kantor terkait biaya kepengurusan, semuanya proses setor di Bank,” pungkas Deddy.

Advertisement

Sementara itu, Dadang Suharto, pejabat Kepala Bapenda Provinsi Jawa Barat mengatakan, sukses pelayanan tersebut merupakan wujud dukungan jajaran Polda Metro Jaya melalaui berbagai sistem.

“Tentunya sistem pelayanan demi peningkatan pendapatan daerah. Penghargaan juga kami ucapkan kepada jajaran Pemerintah Kota Bekasi dan Kota Depok atas terlaksananya pembangunan gedung pelayanan ini,” ujarnya sumringah.

Lanjut Dadang menjelaskan, pengembangan pelayanan selain dari e-Samsat juga bekerjasama dengan Bank. “Pelayanan Bank BJB, BRI, BNI, CIMB Niaga, BCA serta Permata Bank. Juga ada layanan Samling, Samdong, Outlet dan Drive Thru dengan total sebanyak 176 titik layanan. Pembayaran bisa dilakukan dengan ATM dengan tujuan menghindari percaloan, menghindari korupsi penerimaan pajak yang akan dibayarkan serta memberikan keamanan dan kenyamanan dengan kemudahan melalui teknologi informasi,” tandas Dadang.

Adapun potensi Jawa Barat sebanyak 16.457.788 WP, dan 26% atau 4,27 juta daripada potensi tersebut berada di wilayah hukum Polda Metro Jaya di CPPD Kota Depok I, Kota Depok II Cinere, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi.

Reporter : AZ
Editor : KN/HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*