Mensos Salurkan Bantuan Sosial Kepada Suku Anak Dalam Jambi

Mensos Khofifah Indar Parawansa (tengah) meninjau Balai Suku Anak Dalam di Kabupaten Sarolangun, Jambi 15/5 (dok. KM)
Mensos Khofifah Indar Parawansa (tengah) meninjau Balai Suku Anak Dalam di Kabupaten Sarolangun, Jambi 15/5 (dok. KM)

SAROLANGUN, JAMBI (KM) – Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Provinsi Jambi, setelah meresmikan Rumah Pintar SAD di Desa Sialang, Kecamatan Pamenang, dalam rangka peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-21 di Kabupaten Merangin, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa melakukan peletakan batu pertama pembangunan Balai Sosial Komunitas Adat Terpencil Suku Anak Dalam (KAT SAD) Sungai Surian di Desa Pulau Lintang Kecamatan Bathin VIII Kabupaten Sarolangun, kemudian dilanjutkan dengan penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai Program Keluarga Harapan (PKH) di GOR KONI Kabupaten Sarolangun, Senin (15/5) sore sampai malam.

Tampak Gubernur Jambi Zumi Zola dan Penjabat Bupati Sarolangun, Arif Munandar, beserta rombongan turut mendampingi Mensos dalam kedua acara tersebut.

Dalam peletakan batu pertama pembangunan Balai Sosial Suku Anak Dalam itu, Mensos menyatakan, balai sosial yang sedang dibangun merupakan tempat warga SAD Sungai Surian untuk berkumpul setelah pemerintah membangun rumah bagi SAD di Desa Pulau Lintang.

Pada kesempatan tersebut, Mensos memberikan 18 akte kelahiran bagi anak-anak Suku Anak Dalam, serta memberikan bantuan secara simbolis berupa perangkat solar cell (listrik tenaga matahari) yang bisa hidup selama 6 sampai 8 jam sehari, yang merupakan bantuan CSR dari Dwi Putranto.

Khofifah menyatakan, penerangan listrik tenaga surya yang bisa dihidupkan dari malam sampai pagi sangat membantu anak-anak SAD untuk belajar, terlebih listrik tersebut tidak berbayar, yang ditargetkan selama 8 tahun.

Dirjen Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia, Hartono Laras menuturkan, Kementerian Sosial memberikan bantuan bagi KAT SAD di Desa Pulau Lintang berupa balai sosial SAD senilai Rp. 50 juta, pengerasan jalan setapak senilai Rp. 200 juta, 100 paket sembako senilai Rp. 15 juta, 23 paket peralatan solar cell,  TV, parabola, dan genset senilai Rp. 75 juta (CSR dari Dwi Putranto).

Setelah peletakan batu pertama pembangunan Balai Sosial KAT SAD di Desa Pulau Lintang, Mensos RI, Gubernur Jambi, dan Pj. Bupati Sarolangun dan rombongan menyalurkan bantuan sosial non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) di GOR KONI Kabupaten Sarolangun.

Pj. Bupati Sarolangun, Arif Munandar menyatakan, pada tahun 2017, terdapat 5.571 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) PKH di Kabupaten Sarolangun, dan data KPM terus diupdate oleh para pendamping PKH yang berjumlah 34 orang di Kabupaten Sarolangun.

Bantuan sosial non tunai PKH senilai Rp500.000 per bulan per KPM tersebut disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Pada kesempatan tersebut, Mensos juga memberikan bantuan secara simbolis sberupa sembako dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi PKM, dan bantuan uang bagi 10 anak KPM yang berprestasi di sekolah, senilai Rp. 250.000 per orang.

Mensos, Gubernur Jambi, dan Pj.Bupati Sarolangun juga menyaksikan langsung perwakilan KPM menarik uang secara tunai di ATM mobil keliling BRI.

Reporter : Deny
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.