Hilal Nampak di Beberapa Titik, Ramadhan Bermula Besok

Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin (stock)
Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin (stock)

JAKARTA (KM) – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menggelar jumpa Pers bersama Ketua MUI KH Abdullah Jaidi dan Wakil Ketua Komisi VIII DPR-RI, Isqa Qulbu Lubis, Jumat 26/5 di Kantor Pusat Kementerian Agama RI, terkait keputusan sidang itsbat Ramadhan 1438H.

“Kita telah mengikuti bersama sidang itsbat ini, diawali dari salah seorang badan Kementerian Agama yang menjelaskan posisi hilal tidak hanya dilihat dari seluruh wilayah tanah air tapi juga posisi hilal dilihat dari berbagai penjuru dunia, dan sebagaimana lazimnya metode hisab, mengetahui posisi hilal itu diperlukan untuk kita bisa mendapatkan informasi bagaimana posisi hilal itu sebenarnya.
Dan dari paparan yang kita simak bersama, dijelaskan berdasarkan perhitungan hisab maka ketinggian hilal itu berada pada 8,51 derajat, lalu elongasi atau jarak busur bulan-matahari itu berada pada posisi 8,73 derajat dan umur hilal adalah 14 jam 57 menit dan 32 detik. Inilah perhitungan hisab yang merupakan informasi yang tentu perlu dikonfirmasi berdasarkan rukyat, berdasarkan dimana, apakah hilal bisa terlihat atau tidak. Dan di awal sidang itsbat tadi, kami mendapatkan laporan, setidak-tidaknya dari empat titik, karena Kementerian Agama menyebarkan petugas-petugas yang melakukan rukyatul hilal, dan mereka adalah petugas-petugas yang berpengalaman, yang kesaksiannya apakah melihat hilal atau tidak itu dilakukan dibawah sumpah. Tadi kita mendapatkan laporan mereka-mereka di NTT, Sulawesi Utara, di Jawa Timur, Kepulauan Seribu. Berdasarkan laporannya dan sumpahnya bahwa mereka semua berhasil melihat hilal,” kata Menteri Agama.

“Maka dengan dua hal tadi, perhitungan hisab dan rukyat, seluruh peserta sidang bersepakat bahwa malam ini kita sudah memasuki satu Ramadhan dan karenanya besok pagi Sabtu 27 Mei 2017, kita akan mengawali puasa di bulan Ramadhan tahun ini,” kata Lukman Hakim.

Lebih jauh menteri mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi umat Islam di Indonesia, “mudah-mudahan kita semua mampu menjaga kesucian bulan Ramadhan, bulan suci bagi kita semua dan mudah-mudahan kita bisa menjalani sampai akhir puasa dan kembali kepada kefitrian kita di akhir bulan Ramadhan nanti,” tandas Menteri.

Sementara KH. Abdullah Jaidi dari Majelis Ulama Indonesia, memaparkan, “Insya Allah besok kita sudah menjalankan ibadah puasa dan ini merupakan karunia dari Allah SWT untuk kita semua, karena kita bersama-sama untuk bersatu untuk memulai awal Ramadhan dan nantinya juga insya Allah kita akan bersama-sama mengakhiri ibadah puasa Ramadhan itu dengan berhari Raya bersama-sama,” tuturnya.

Sementara Wakil Ketua Komisi VIII DPR Isqa Qulba Lubis menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama yang telah mempersiapkan acara ini dalam rangka sidang Isbat untuk memulai puasa Ramadhan.

“Marilah kita jaga suasana yang santun, kondusif dengan meningkatkan ketakwaan kita, dan memberikan kontribusi kepada kemajuan bangsa kita, dan kami dari Komisi 8 mendorong kepada Kementerian Agama sebagai bangsa Islam terbesar di dunia untuk memimpin dan menyatukan kalender global di masa depan,” tandas Isqa.

Reporter: Indra Falmigo
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.