Polda Metro Jaya: Penangkapan Firza Husein Terkait Kasus Makar, Bukan Chat Mesum

Firza Husein (stock)
Firza Husein (stock)

JAKARTA (KM) – Polda Metro Jaya kembali menangkap Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana (SSC) Firza Husein di rumahnya di Jl. Makmur, Cipayung, Jakarta Timur, sekitar pukul 11.00 WIB Selasa siang 31/1. Menurut pihak Polda Metro Jaya, penangkapan tersebut terkait dengan dugaan makar yang telah menjeratnya sejak penahanan pertamanya pada Jumat 2/12/2016 dinihari, dan bukan terkait video dan gambar-gambar mesum yang beredar sejak Selasa 28/1 yang menampilkan percakapan mesum antara Firza dengan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.

Pengacara Firza Husein, Aldwin Rahadian, ketika dikonfirmasi KM melalui saluran telepon selulernya, membenarkan penangkapan terhadap kliennya tersebut. “Saya dikabari adiknya, Fifi. Tetapi saya belum bisa kesana,” ucap Aldwin, “karena sedang ada sidang putusan.”

Aldwin mejelaskan, kliennya ditangkap oleh petugas Polda Metro Jaya terkait dugaan makar. “Ya, dugaan makar,” ucapnya.

Firza Husein kemudian dibawa ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Aldwin mengatakan, Fifi yang sudah menjenguk kakaknya, sementara dirinya akan mendampingi kliennya tersebut pada sore hari.

Lebih jauh Aldwin mengatakan, “Saya heran, kenapa harus ditangkap. Memang ada surat perintah penangkapannya? Kenapa tidak memberitahu, kan, klien saya sangat kooperatif. Dua kali sudah buat BAP (Berita Acara Pemeriksaan),” sesal Aldwin.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono belum memberikan jawaban ketika ditanyai oleh KM terkait penangkapan Firza Husein.

Advertisement

Diketahui, Firza ditangkap bersama dengan 10 aktivis lainnya dengan dugaan makar di Hotel San Pacific, Jakarta Pusat, pada 2 Desember 2016 lalu. Ia diduga sebagai pengumpul dana untuk makar.

Dari penangkapan itu, nama Firza Husein mulai terungkap sebagai Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana.

Terkait hubungan yayasan tersebut dengan keluarga Cendana, siang ini juga Tommy Soeharto telah melayangkan somasi kepada Firza dan menyatakan bahwa dirinya serta keluarga Cendana tidak berafiliasi dengan Yayasan SSC.

Nama Firza juga mencuat menyusul munculnya sejumlah foto-foto syur wanita yang diduga adalah dirinya, beserta screenshot percakapan WhatsApp yang menampakkan chat antara Firza dengan seorang “Habib Rizieq”, yang diasumsikan adalah Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab.

Polda Metro Jaya kini tengah menyelidiki siapa penyebar materi substansi porno tersebut ke dunia maya serta mengatakan akan memeriksa saksi ahli guna memastikan apakah screenshot tersebut asli atau palsu, menyusul dilaporkannya Firza, Rizieq dan penyebar gambar-gambar mesum tersebut ke Polda oleh sejumlah pihak dengan tuduhan pelanggaran UU ITE dan Pornografi.

Tuduhan tersebut dibantah oleh FPI yang menyebutnya sebagai “fitnah keji”, namun hingga kini, baik pribadi Firza maupun Rizieq masih belum memberikan klarifikasi langsung terkait dugaan bocornya percakapan pribadi itu. (Indra Falmigo)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: