Camat Cugenang Sambut Baik PBL Mahasiswa Kesmas UHAMKA di Kecamatannya

Camat Cugenang, Dadang Ginanjar, di ruangan tugasnya saat diwawancarai oleh KM (dok. KM)
Camat Cugenang, Dadang Ginanjar, di ruangan tugasnya saat diwawancarai oleh KM (dok. KM)

CIANJUR (KM) – Mahasiswa program studi kesehatan masyarakat FIKES UHAMKA Jakarta semester genap tahun ajaran 2016/2017 bisa tersenyum lega, setelah 3 bulan mengajukan permohonan untuk melakukan kegiatan Pengalaman Belajar Lapangan I (PBL 1) di 16 desa yang berada di kecamatan Cugenang, kabupaten Cianjur, telah disambut sangat baik oleh Dadang Gunawan selaku Camat.

Pada kegiatan pembukaan PBL I Selasa, 31 Februari 2017 di kantor kecamatan Cugenang, dalam sambutannya ketua panitia Alib Birwin, SKM, M.Epid, sebagai Dosen Koordinator Bidang Peminatan epidemiologi menyampaikan, terima kasihnya kepada camat, para kepala desa beserta jajarannya dan masyarakat yang “sudah menyambut dan membantu menyediakan permukiman buat kami selama di sini, untuk melaksanakan kegiatan Pengalaman Belajar Lapangan I (PBL I) kesmas ini.”

“143 mahasiswa kesmas akan mensosialisasikan program dari Kemenkes dan dinas kesehatan Cianjur. Mudah-mudahan kegiatan yang akan dilakukan mahasiswa dan dibantu oleh aparatur pemerintahan desa selama 25 hari kedepan, akan mampu mengubah perilaku kesehatan masyarakat Cianjur, khususnya kecamatan Cugenang”, ucapnya.

143 mahasiswa kesmas tersebut akan di bagi menjadi 16 kelompok, sesuai dengan jumlah desanya. Di setiap desa akan ditempatkan 9-10 mahasiswa untuk turun langsung ke lapangan, menangani bidang kesehatan masyarakat sesuai dengan visi-misinya. Dengan adanya PBL I Kesmas seperti ini, mahasiswa diharapkan akan mengetahui tugasnya setelah mereka lulus nanti.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Dadang Ginanjar selaku camat Cugenang, seusai peresmian kegiatan PBL I kesmas kepada media menyampaikan, “Saya menyambut baik adanya kegiatan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Profesor Hamka Jakarta ini, untuk melaksanakan kegiatan PBL I, karena ini mutualisme atau bermanfaat bagi mereka dan bermanfaat untu kita. Harapan saya mudah-mudahan kegiatan ini bisa memotifasi masyarakat untuk melanjutkan sekolah yang lebih tinggi, setelah mengetahui apa yang di lakukan oleh mahasiswa tersebut, karena berdasarkan laporan dari masyarakat rata-rata di kecamatan Cugenang ini hanya mengenyam pendidikan sampai SMP, padahal SMA sudah banyak,” terangnya.

“Selanjutnya bermanfaat untuk masyarakat Cugenang bisa menerapkan apa saja yang disampaikan oleh mahasiswa kepada masyarakat, karena menjaga kesehatan itu bukan hanya tanggung jawab Pemerintah tetapi kembali kepada masyarakat itu sendiri”, katanya.

“Dan untuk mahasiswa yang setelah lulus nanti bisa betul-betul mengabdikan diri kepada masyarakat, karena kesehatan merupakan [kebutuhan] yang sangat vital,” tambahnya. (muklis/shandi)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.