Tuding Aniaya Anggotanya, Massa FPI Bogor Serang dan Hanguskan Markas LSM GMBI Bogor
BOGOR (KM) – Sekelompok massa yang diduga simpatisan ormas Front Pembela Islam (FPI) menyerang dan membakar sekretariat LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di kampung Tegalwaru RT 05/03 desa Ciampea, Kecamatan Ciampea, Bogor, pada Jumat dinihari 13/1. Menurut keterangan dari pihak kepolisian, massa berjumlah kurang lebih 150 orang itu merupakan anggota dari FPI Majlis Arasyafat pimpinan H. Basit dari Ponpes At-Taqwa Cikampak Ciampea Bogor.
Sebelumnya, pihak kepolisian telah mengantisipasi kemungkinan terjadinya serangan tersebut dengan pengamanan terbuka dan tertutup yang terbagi di dua lokasi oleh Polsek Ciampea, diantaranya 15 orang anggota di lokasi Markas GMBI dipimpin oleh Kapolsek Ciampea dan 5 orang anggota di lokasi markas FPI Majelis Arasyafat, Jembatan Cinangneng Ciampea.
Selain itu juga Kapolsek Ciampea Kompol Nyoman Yudana sebelumnya telah melakukan himbauan dan negosiasi terhadap massa yang ingin mengetahui keberadaan markas GMBI. “Namun tidak bisa dihalau karena kalah jumlahnya,” ucapnya.
Adapun Polres Bogor telah mengamankan 20 orang yang terduga melakukan pembakaran dan pengrusakan untuk dilakukan pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.
Menurut keterangan dari kepolisian, penyebab kejadian tersebut dipicu berkembangnya isu bahwa ada anggota FPI dari Bogor atas nama Syarief yang menjadi korban penusukan dan pengrusakan mobil akibat bentrok di luar Polda Jawa Barat, Bandung, kemarin 12/1, saat pihak kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap Imam Besar FPI Rizieq Shihab atas gugatan penistaan terhadap simbol negara yang dilayangkan oleh Sukmawati Soekarnoputri beberapa bulan yang lalu. Kejadian kekerasan tersebut memicu kemarahan massa FPI di Ciampea, Bogor.
Pembakaran terhadap markas GMBI tersebut mengakibatkan kerugian 1 buah bangunan sekretariat GMBI yang dibakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Menanggapi kejadian tersebut, Ketua Distrik GMBI Bogor Sambas Alamsyah menghimbau kepada anggota LSM GMBI agar menahan diri dan tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan anarkis.
“Sehubungan dengan adanya kejadian dini hari tadi sekitar pukul 03:00 pagi yang mengakibatkan Sekretariat Distrik LSM GMBI Kabupaten Bogor terbakar dibumi hanguskan oleh ormas FPI, dengan ini saya selaku Ketua Distrik menghimbau kepada seluruh anggota LSM GMBI Kabupaten Bogor untuk tidak terprovokasi atau melakukan tindakan anarkis dan untuk selanjutnya kita serahkan sepenuhnya hal ini kepada aparat yang berwajib,” tutupnya. (Hero)
Leave a comment