Pelantikan Pejabat Baru Kabupaten Sukabumi Dipisah, Pengamat Duga ada Perpecahan Internal

Bupati Sukabumi Drs. H. Marwan Hamami saat Melantik Pejabat Eselon II, III dan IV di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi (dok. KM)
Bupati Sukabumi Drs. H. Marwan Hamami saat Melantik Pejabat Eselon II, III dan IV di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi (dok. KM)

SUKABUMI (KM) – Mutasi besar-besaran di akhir tahun 2016 di kabupaten Sukabumi menyaksikan rotasi sebanyak 1.146 pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan pemerintah kabupaten Sukabumi, hari Kamis (29/12/2016) lalu di dua tempat yaitu di aula Sekda Kabupaten Sukabumi dan kompleks GOR Pelabuhan Ratu.

Dipisahnya pelantikan pejabat tersebut menimbulkan pertanyaan, kenapa pelantikan tidak di satu tempat saja, misalnya di GOR Pelabuhan Ratu. “Itu kan tempatnya luas dan dapat menampung pelaksanaan pelantikan eselon II, III, dan IV. Ini memperlihatkan ada suatu masalah,” ujar jurnalis senior AG kepada Kupas Merdeka, Minggu 1/1.

Menurutnya, ada isu yang berkembang tentang hubungan yang tidak harmonis antara Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi jelang mutasi, rotasi jabatan 2016. “[Perbedaan] Kepentingan kedua petinggi kabupaten Sukabumi tersebut sudah tidak bisa ditutupi lagi, terjadi masalah dalam hubungan keduanya dalam penempatan pejabat terutama pejabat eselon II,” ujarnya.

Advertisement

Merupakan pekerjaan rumah kinerja birokasi, AG berharap Bupati dan Wakil Bupati segera memahami bahwa saat ini kabupaten Sukabumi butuh keduanya.

Selain terjadi ketidak harmonisan Bupati dan Wakil Bupati, rekan-rekan media cetakpun di bola oleh Badan Kepegawaian Daerah dan Humas saat meminta rilis pers tentang pelantikan pejabat eselon. BKD dan Humas saling tuding bahwa keduanya tidak mempunyai Press Release tersebut. (Asep J)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: