FMBM Nilai Pemkab Bogor Anak Tirikan Madrasah

Burhanudin SPdi, ketua FMPM Kabupaten Bogor (dok. KM)
Burhanudin SPdi, ketua FMPM Kabupaten Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Forum Masyarakat Peduli Madrasah (FMPM) Kabupaten Bogor menyoroti adanya kesan diskriminasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terhadap Madrasah, yang dinilai dari kondisi fisik (bangunan) dan honor tenaga pengajar madrasah di Kabupaten Bogor yang masih jauh dari harapan.

“Kalau mau jujur, masih banyak kondisi bangunan Madrasah yang butuh keseriusan pemerintah daerah. Jangan sampai di anak tirikan,” tegas Ketua FMPM Kabupaten Bogor, Burhanudin SPdi.

Pria yang akrab disapa Bu’ank itu menambahkan, contoh kecilnya, honor para tenaga pengajar madrasah saat ini pun sangat memprihatinkan.

“Bayangkan untuk tahun kemarin tiap guru hanya menerima honor Rp. 600 ribu per tahun yang diploting APBD. Nah, honor guru sekolah dasar Rp 650 ribu per bulan. Jelas ini terjadi kesenjangan,” tambahnya.

Bila mendapati kondisi saat ini, lanjut dia, tentunya honor yang didapat para guru madrasah sangat memprihatinkan.

“Kami berharap Pemkab Bogor dapat meningkatkan pengalokasian dana bagi tenaga pengajar madrasah,” harapnya.

Pentingnya penambahaan alokasi anggaran tersebut, kata dia, guna meningkatkan kesejahteraan para guru madrasah.

“Secara otomatis hal itu akan berdampak pada peningkatan sumber daya manusia yang mumpuni,” tukasnya. (Dian Pribadi)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*