Ribuan Peserta “Aksi Bela Islam Jilid III” Padati Jalanan Depok Menuju Jakarta

Rombongan peserta
Rombongan peserta "aksi Bela Islam 3" dari Bogor yang memasuki kota Depok pada Kamis malam 1/12 (dok. Mugi/KM)

DEPOK (KM) – Jelang “Aksi Bela Islam” Jilid 3 di silang Monas, Jakarta, Jumat 2/12 besok, lepas magrib Kamis 1/12 wilayah perbatasan Bogor dengan kota Depok sontak dibuat ramai dengan iring-iringan massa baik berkendaraan roda 2 dan 4 serta pejalan kaki yang memadati separuh jalan kota Depok. Menurut informasi Kapolsek Sukmajaya, Supriyadi, saat memberi keterangan pada wartawan KM, massa yang memasuki Depok itu merupakan massa dari Bogor yang dalam laporan Polres Bogor mencapai 3000 warga.

“Aparat Polri yang disiagakan untuk menjaga keamanan diturunkan dari 7 Polsek kota Depok dan Polres Depok dibantu oleh Anggota Kodim dan Koramil setempat. Semuanya dilakukan untuk membuat rasa aman dan nyaman masyarakat dan massa Aksi Bela Islam ini,” tegas Supriyadi.

Saat menyambut kedatangan massa longmarch tersebut, Walikota Depok KH. Idris Abdushomad ikut hadir serta didampingi oleh Kapolres Depok. Dalam pantauan awak media KM, tampak masyarakat Depok yang berada di sepanjang jalan raya Bogor antusias menyambut rombongan longmarch asal Bogor itu, dengan sejumlah warga membagikan paket bekal makanan, minuman ringan juga sendal jepit untuk perbekalan massa aksi di jalan.

“Saya dengan kawan-kawan ini Spontanitas buatkan paket makanan buat mereka untuk perjalanan mereka agar sampai ke Monas. Mereka itu para mujahid-mujahid yang siap bela agamanya karena telah dinistakan oleh Ahok dan Ahok harus ditahan. Hak dan kewajiban warga ya sama di mata hukum, sudah putusan tersangka berkas dari POLRI sudah dinyatakan lengkap ya penjarakan dulu. Jangan banyak alibi inilah, itulah. Akibatnya beginilah” geram Yani, warga Cisalak Pasar yang ikut membagikan makanan kepada rombongan tersebut.

Senada dengan itu, salah satu anggota Polresta Depok berpangkat AKP yang enggan disebut namanya juga menyayangkan sikap Gubernur nonaktif DKI Jakarta itu yang menyinggung perasaan umat Islam.  “Saya sebagai Muslim mas, merinding kalau denger suara takbir seperti ini, apalagi warga memberi dukungan moril dan materil untuk saudaranya yang sesama Muslim akan menuntut keadilan di negeri ini. Lagipula kalau saja Ahok mulutnya bisa dijaga dan Presiden tegas di awal, saya yakin banget Umat Islam gak akan bereaksi keras seperti ini. Maaf ya mas saya bicara sebagai seorang Muslim ya. Dan POLRI, TNI se Indonesia ga siaga seperti ini,” ketus perwira polisi itu.

Sementara menurut anggota Intel Polresta Depok, warga Depok pukul 24:00 akan bergerak menuju monas dengan titik kumpul di halte UI Depok. Dengan longmarch diperkirakan massa berjumlah 7000, dengan mengatasnamakan “Sahabat Depok”, dengan motor penggeraknya mantan Wakil Ketua DPRD Depok, Prihandoko. (Gie)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*