Pungut “Dana Persiapan UNBK”, MAN 1 Kota Bogor Diduga Jadi Mafia Pungli

Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Bogor (stock)
Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Bogor (stock)

BOGOR (KM) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Bogor kini membuat ulah kembali dengan kebijakan yang kontroversial yang memunculkan dugaan adanya mafia pungutan liar (pungli). Kali ini MAN 1 Kota Bogor yang dipimpin H. Royani ini melakukan pungutan kembali terhadap siswa didik kelas XII untuk dana persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dengan memasang tarif sebesar Rp 1,4 juta. Bahkan sebelumnya, sekolah berbasis agama ini pernah melakukan hal yang sama dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2016-2017 dengan memasang bandrol Rp 5,5 juta kepada siswa baru.

“Bagi siswa kelas XII yang tidak memiliki laptop/notebook membayar Rp 1,4 juta, sedangkan siswa yang  memiliki laptop/notebook harus membayar Rp 400 ribu untuk keperluan USB atau modem,” jelas Humas MAN 1 Kota Bogor, Gugum kepada kupasmerdeka.com, Senin lalu (21/11/2016).

Kata Gugum, dana untuk persiapan UNBK ini dapat dibayar secara menyicil sampai menjelang UN tiba.

“Baik siswa yang bayar Rp 1,4 juta maupun yang bayar Rp 400 ribu cara pembayarannya dapat dicicil sampai menjelang UN,” kata Gugum polos.

Sementara Ketua LSM Lembaga Konsultan Hukum (LKH) Kota/Kabupaten Bogor, Firel mengecam keras dengan kebijakan sekolah yang berbasis agama ini, pasalnya pihak madrasah dengan tega mengeksploitasi orangtua siswa kelas XII untuk membayar persiapan UNBK sebesar Rp 400 ribu sampai Rp 1,4 juta.

“Padahal pemerintah tidak memaksa kepada sekolah menyelenggarakan UNBK bila belum memiliki sarana memadai. Jadi MAN 1 Kota Bogor memaksakan diri menyelenggarakan UNBK dengan cara memeras orangtua siswa,” tegasnya.

Firel menegaskan, sesuai dengan hasil seminar yang dilakukan Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gajah ‘Mada (UGM) belum lama ini, ada 59 jenis pungutan di sekolah yang berpotensi pungutan liar.

Jadi kebijakan dari MAN 1 Kota Bogor ini dinilai sudah keterlaluan karena memang benar-benar kental dengan pungli yang dikaji oleh Pukat UGM.” katanya.(dedi)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*