Massa Membludak, Presiden Hadiri Pelaksanaan Shalat Jumat Pada “Aksi Bela Islam” Jilid III

Massa
Massa "Aksi Bela Islam" III memenuhi silang Monas dan sekitarnya (dok. KM)

JAKARTA (KM) – Kawasan Ibukota sejak semalam sudah mulai dimasuki peserta “Aksi Bela Islam” Jilid 3.  Dalam pantauan awak media KM, pergerakan massa baik yang berkendaraan maupun berjalan kaki atau menaiki kendaraan umum sudah masuk ke wilayah Jakarta, hingga pukul 07:00 kawasan Kwitang Jakarta Pusat macet total ketika massa sudah memadati jalanan.

Rombongan dari Masjid Al-Mudzakarah menuju lokasi "Aksi Bela Islam 3" di Gambir (dok. Mugi/KM)

Rombongan dari Masjid Al-Mudzakarah menuju lokasi “Aksi Bela Islam 3” di Gambir (dok. Mugi/KM)

Di silang Monas, tepat pukul 08:30 WIB acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran. Tampak kehadiran sejumlah tokoh Islam dan Nasional seperti wakil ketua MPR Hidayat Nurwahid, ketua umum Hizbut Tahrir Indonesia Ismail Yusanto, dai kondang KH. Abdulah Gymnastiar, KH. Arifin Ilham, Imam besar FPI Habib Rizieq Shihab, ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir.

Tampak juga elemen aparat pemerintahan, khususnya Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menko Polhukam Wiranto dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Dalam dzikirnya menjelang pelaksanaan shalat Jumat, Ustadz Arifin Ilham membuat jamaah peserta meneteskan airmata seraya mendoakan para pemegang kebijakan hukum “agar Allah Swt memberikan petunjuk agar memberikan hukuman bagi penista agama. Dan semoga Ahok pun diberikan petunjuk seperti halnya Umar bin Khotob diberikan petunjuk menjadi pembela Islam.”

“Agenda kita cuma satu, meminta penista agama, penista Al-Qur’an, untuk dipenjarakan dan disidangkan. Kita yang hadir disini justru untuk mempersatukan kebhinnekaan. Umat Kristen, Hindu, Budha, Khonghucu bukan musuh kita. Musuh kita cuma satu yaitu Ahok penista Al-Qur’an. Tangkap proses secara hukum yang se adil-adilnya,” tegas Hidayat Nur Wahid kepada awak media.

Pada kesempatan itu Aa Gym juga mengajak pada umat Islam agar “turut menyikapi (aksi) secara tegas dan santun. Kitapun melakukan aksi inipun jangan menghilangkan kesantunan, tidak boleh juga tinggalkan ketegasan dalam meminta pemerintah untuk menangkap Ahok yang sudah jadi tersangka serta berkas sudah P21. Kita manfaatkan momen ini sebagai cara kita untuk berdoa meminta pada Allah SWT karena Dia-lah penggerak hati setiap makhluknya,” tegas Aa Gym, disambut pekikan Takbir.

Massa yang berdatangan pun membludak sehingga silang Monas tidak mampu menampung jamaah yang bertumbah ke jalan-jalan sekitar hingga Bundaran BI. Sebagian memperkirakan jumlah massa yang berkumpul mencapai 2 juta lebih. (Gie)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*