Longsor Terjadi di Nagreg, Lalu Lintas Bandung-Garut Padat

Longsor di Nagreg meruntuhkan sebagian jalan, Jumat 9/12 (dok. KM)
Longsor di Nagreg meruntuhkan sebagian jalan, Jumat 9/12 (dok. KM)
BANDUNG (KM) – Longsor sempat menutup ruas jalan dari arah Bandung menuju Kabupaten Garut maupun sebaliknya, Jumat 9/12.
Koordinator Humas dan Protokoler Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung, Joshua Banjarnahor menyatakan, pengemudi mobil yang tertimbun longsor di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat, berhasil dievakuasi dengan kondisi selamat.
“Mobil yang terjebak longsoran tidak ada korban jiwa, pengemudi telah diselamatkan,” kata Joshua dilansir Antara, Jumat malam.
Satu unit mobil Daihatsu Xenia warna putih dengan nomor polisi D 1548 ZK sempat terjebak karena tertutup batang pohon yang terbawa oleh material longsor.
Mobil berpenumpang tiga orang itu dikemudikan Wawan Setiawan (52) warga Bojongmalaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.
Mobil tersebut tiba-tiba terdampak longsoran di kawasan Tanjakan Bohong, Kampung Warung Bir, Nagreg, sekitar pukul 17.00 WIB dengan ketinggian longsor sekitar 15 meter.
Jalur Nagreg dari arah Bandung menuju Garut merupakan kawasan yang melintasi tebing di pinggir kanan dan jurang di pinggir kiri. Kondisi di jalur tersebut menurun dengan jalan berkelok, dan terdapat beberapa titik jalan yang rusak berlubang.
“Longsor terjadi sekitar pukul 17.05 WIB sore tadi, dan sempat menutup ruas jalan,” kata Kapolres Bandung AKBP Nazly Harahap, Jumat (9/12/2016).
Arus lalu lintas sempat tersendat akibat longsor itu. Pihak kepolisian terpaksa mengalihkan arus kendaraan ke Lingkar Nagrek untuk sementara karena terjadi antrean.
“Melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengarahkan arus lalu lintas ke lingkar Nagreg Barat untuk arah kendaraan menuju Garut ke Bandung,” ujarnya.
Nazly melanjutkan, jajarannya langsung berkoordinasi dengan pihak instansi terkait untuk membersihkan material longsor.
Hingga pukul 19.30 WIB petugas masih berjaga di lokasi longsor. Sementara untuk arus lalu lintas sendiri, kata Nazly, sudah bisa dilalui kembali oleh kendaraan baik roda dua dan roda empat dari arah Bandung menuju Garut maupun sebaliknya.
“Arus lalu lintas sudah bisa dilalui dari kedua arah, dan memang masih terjadi antrean kendaraan tapi dalam kondisi padat lancar, karena kita lakukan sistem contraflow di bekas lokasi longsor,” tuturnya. (Gie/Ayu)
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*