Kades Cibuntu Sukabumi Geram Pengajuan Perbaikan Jalan Diklaim Anggota DPRD

Ilustrasi Jalan rusak di desa (dok. KM)
Ilustrasi Jalan rusak di desa (dok. KM)

SUKABUMI (KM) –  Kepala Desa (Kades) Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi marah besar, pasalnya seorang anggota DPRD Kabupaten Sukabumi mengklaim pengajuan anggaran perbaikan ruas jalan di Desa Cibuntu. Sejatinya, pengajuan perbaikan jalan dengan anggaran Rp. 100 juta yang bersumber dari jenis Bantuan Gubernur (Bangub) ini merupakan usaha Pemerintah Desa Cibuntu kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Saya merasa kecewa serta tidak terima klaim yang dilakukan anggota DPRD, karena untuk mendapatkan bantuan dari provinsi ini bukan hal yang mudah,” teriak Kades Cibuntu, Yosep Lesmana kepada KM, Sabtu (03/12/2016).

Menurut dia, pengklaiman ini diketahui dari satu dinas yang menyebutkan anggota DPRD ini sudah menandai titik perbaikan jalan serta rencana perbaikan dilakukan oleh pihak ketiga atau kontraktor.

“Saya berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan Bangub tersebut agar bisa dikerjakan oleh warga dan manfaatnya pun dirasakan oleh warga,” ujar Yosep.

Dia mengungkapkan, kekecewaan juga dirasakan masyarakat Desa Cibuntu karena ruas jalan tersebut akan diperbaiki secara swadaya bukan menggunakan jasa CV atau kontraktor seperti yang direncanakan anggota DPRD yang mengklaim.

Masyarakat memilih swadaya agar perbaikan memuaskan sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong. Sedangkan jika menggunakan CV pekerjaan kerap kali asal-asalan.

“Kalau masyarakat yang mengerjakan, maka pengerjaan akan maksimal juga masyarakat merasa memiliki. Sehingga perawatan pun akan maksimal karena dilakukan oleh masyarakat juga,” ujar Yosep.

Yosep meminta anggota DPRD yang mengklaim menunjukkan bukti pengajuan serta serah terima proposal ke pemerintah provinsi. Ia yakin jika anggota DPRD itu tidak memilikinya.

“Karena kami yang memiliki bukti tersebut, dan saya berani menunjukkan itu,” pungkasnya. (Dedi)

 

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*