Disdukcapil Kabupaten Bogor Terima Pesanan Pembuatan Akte Lahir

Kendaraan Disdukcapil Kab. Bogor (dok. Irfan/KM)
Kendaraan Disdukcapil Kab. Bogor (dok. Irfan/KM)

BOGOR (KM) – Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor mengaku menerima pesanan pembuatan berkas Akte Catatan Sipil, Surat Nikah Kartu Keluarga dan KTP bagi warga di setiap kantor kecamatan maupun kantor desa jika tidak sempat melakukan pengurusan langsung ke kantor Disdukcapil, dengan mengutamakan sistem jemput bola dan menghindari pungutan liar.

“Kami menerima pesanan pembuatan akte lahir dengan mendatangi kantor kecamatan maupun kantor desa dan itu sekaligus menghindari pungutan liar,” ucap Kabid Catatan Sipil, Herry Herwandi saat ditemui di ruang kerjanya di kantor Disdukcapil, Jalan Bersih, kecamatan Cibinong, Rabu 14/12.

Herry menambahkan pihaknya kerap mendapat laporan dari warga yang mengeluh akan biaya pembuatan akte lahir dengan nominal ratusan ribu dengan mengatakan bahwa kutipan tersebut disetorkan ke kantor Disdukcapil. Menurutnya, hal itu sangat merusak nama baik kantor Disdukcapil.

“Biaya pembuatan akte itu gratis jika belum lewat 60 hari setelah anak melahirkan, tapi jika sudah lewat dari 60 hari warga di bebankan biaya denda sebesar 50 ribu,” tegasnya.

“Warga jangan mau memberikan pengurusan akte lahir lewat calo dengan memberikan sejumlah uang dan kami menolak uang jika itu di luar ketentuan aturan yang berlaku,” sambungnya.

Pelayanan jemput bola yang di lakukan  perihal pengurusan akte lahir menurut Herry, dapat diselesaikan satu hari dengan melampirkan syarat-syarat yang di tentukan.

“Akte lahir yang kami urus dengan sistem jemput bola selesai dalam satu hari dan jangan mau ngurus lewat calo,” pungkasnya. (Irfan Damar Sinaga)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*