Pelanggaran Hukum di Cibadak Masih Tinggi, Kejaksaan Diminta Turun ke Bawah

Lurah Cibadak, Deden Supena, bersama stafnya (stock)
Lurah Cibadak, Deden Supena, bersama stafnya (stock)

SUKABUMI (KM) – Karena tingkat pelanggaran hukum di wilayah Kelurahan Cibadak Kabupaten Sukabumi  masih tinggi, Pemerintah Kelurahan Cibadak meminta Kejaksaan Negeri Cibadak turun ke lapangan. Hal ini terjadi karena masih lemahnya wawasan masyarakat terhadap hukum yang berlaku.

“Masih banyak warga kami sampai saat ini yang tersandung hukum, makanya kami meminta pihak kejaksaan untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat,” pinta Lurah Cibadak, Deden Supena kepada kupasmerdeka.com, Selasa (22/11/2016).

Kata Deden, warganya yang berjumlah 28.100 lebih tentang pengetahuan persoalan hukum masih sangat rendah. Makanya pihaknya merencanakan akan menghidupkan kembali tentang kesadaran hukum (darkum)

“Agar kamtibmas tetap terjaga, makanya kami memandang perlu kesadaran hukum di tengah masyarakat Cibadak. Dan Alhamdulillah direspon pak Kajari,”ucapnya.

Terpisah, Kajari Cibadak Sofyan Selle saat dihubungi mengakui bahwa pihaknya akan terbuka kepada siapapun, terlebih kepada masyarakat yang membutuhkan penjelasan dan bantuan terkait hukum.

“Jadi kejaksaan bukan lembaga yang menakutkan tapi kami pelayan masyarakat,” tegasnya. (Dedi)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*