Bupati Sukabumi Sambut Baik Wacana Pengurangan Waktu di Sekolah

Ilustrasi pelajar sekolah dasar (KM STOCK)
Ilustrasi pelajar sekolah dasar (KM STOCK)

SUKABUMI (KM) – Bupati Sukabumi Marwan Hamami merespon positif wacana dari Menteri Pendidikan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy untuk mengurangi durasi aktif siswa di sekolah.

“Adanya wacana sistem pengurangan durasi di sekolah yang mana akan menjadikan hari Sabtu sebagai hari libur memiliki banyak manfaat terutama efisiensi anggaran bagi sekolah, terlebih sistem tersebut juga dilakukan di lingkungan pemerintahan yang menitikberatkan pada efisiensi dan pengoptimalan pelayanan. Dan kalau konsisten diterapkan maka akan banyak manfaatnya, diantaranya efisien anggaran seperti pengurangan penggunaan listrik di sekolah dan efisiensi biaya transportasi,” kata Bupati Sukabumi kepada wartawan belum lama ini.

Kata Bupati, pengurangan durasi hari belajar dari Senin sampai Jumat bisa dimanfaatkan kepada sekolah dan guru untuk melakukan rencana program lain menyangkut peningkatan pendidikan, sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan lebih baik.

“Jadi bagi anak sekolah akan banyak waktu berkumpul dengan keluarga,” tambahnya.

Bupati berharap, bila sistem ini sudah berlaku diminta para guru dan orangtua bisa menyesuaikan diri. Karena, saat sistem ini diberlakukan tentu ada konsekuensi penambahan durasi jam pelajaran yang dipastikan akan ada penambahan sampai sore hari.

“Dan tentu ada juga penambahan biaya uang jajan atau uang makan bagi anak sekolah. Saya berharap semua guru bisa mempersiapkan saja dengan akan dilakukan sistem ini,” pungkasnya. (Dedi)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*