Warga Hadang Truk Sampah Menuju Galuga di Jl. Raya Dramaga

Truk sampah di TPA Galuga, Bogor (stock)
Truk sampah di TPA Galuga, Bogor (stock)

BOGOR (KM) – Para pengemudi kendaraan truk pengangkut sampah dari 2 wilayah, yakni Kota Bogor dan Kabupaten Bogor harus memutarbalikkan kendaraan yang mereka kemudikan saat melintas di Jalan Raya Dramaga, Senin 31/10, pasalnya puluhan warga melarang para sopir untuk melintas.

Aksi nekat para warga yang melarang truk pengangkut sampah melintas dipicu kekesalan yang memuncak karena aspirasi warga yang terkena dampak langsung dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga tidak pernah didengar oleh Bupati Bogor dan Walikota Bogor.

“Selama ini keluhan masyarakat sekitar TPA Galuga tidak pernah didengar, sehingga wajar mereka blokade truk sampah,” kata Wardiansyah dari Lembaga Swadaya Masyarakat Galuga Center, saat ditemui media.

Selain itu, kata dia, sebagai dampak dari TPA Galuga, warga saat ini mengalami polusi udara serta kulit gatal-gatal dan terlebih air minum mereka menjadi tercemar.

“Tanaman padi rusak dan menyusut, air tanah menjadi bau dan penyakit kulit mulai menyerang,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan warga tidak akan memblokir akses jalan kendaraan truk sampah, jika apa yang keluhan warga yang terkena dampak pencemaran segera diperhatikan.

“Masyarakat kecil jangan dipandang sebelah mata, perhatikan keluhan kami selaku warga Galuga,” pungkasnya. (Irfan Damar Sinaga)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*